Kisah Bripka Reszil, Bintara Pertama di Sumbar Kejar Gelar Doktor hingga Tidur dengan Buku

Bripka Reszil Mustesiswara. (Foto: Dok. Istimewa)
Bripka Reszil Mustesiswara. (Foto: Dok. Istimewa)

Gagal di Akpol

Pada tahun 2003, usai menyelesaikan pendidikan di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), Reszil sempat mencoba peruntungan untuk mengikuti seleksi di Akademi Kepolisian (Akpol), namun gagal.

Tak patah semangat, pada tahun 2004 silam, dirinya kembali mencoba masuk Akpol, namun, takdir berkata lain. Dia hanya bisa menjadi Bintara Polri.

Bacaan Lainnya

Meski hanya menjadi seorang Bintara, prestasi yang ia torehkan selama menempuh Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri di Sekolah Kepolisian Negara (SPN) Padang Besi pun tak main-main.

Dia berhasil masuk ke dalam siswa dengan peringkat 10 besar di posisi tujuh dari 534 siswa saat itu.

“Setelah dua tahun menjadi polisi, tahun 2007 saya ikut kembali seleksi Akpol, namun tetap tak ada rezeki menjadi seorang perwira Polri sumber Akpol,” ucapnya.

Bripka Reszil Mustesiswara. (Foto: Dok. Istimewa)
Bripka Reszil Mustesiswara. (Foto: Dok. Istimewa)

Meski demikian, dirinya mengaku tak patah semangat ataupun berkecil hati.

Terbukti, hingga saat ini, dia masih aktif berstatus anggota Polri dan sudah ditugaskan ke berbagai satuan kerja (Satker) kepolisian.

Karirnya di kepolisian dimulai di Direktorat Samapta Bhayangkara (Dit Sabhara) Polda Sumbar, Satuan Samapta Polresta Padang, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Padang.

Kemudian ditugaskan di Satuan Polisi dan Perairan (Satpol Air) Polresta Padang, hingga menjadi Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabin Kamtibmas) Satuan Binmas Polresta Padang sebelum ditarik lagi ke Polda Sumbar.

Diapresiasi Kapolda

Langkah dan semangat Reszil yang begitu gigih pun sampai ke telinga Kapolda Sumbar, Irjen Teddy Minahasa melalui Kabid Humas, Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto.

Dirinya mengaku bangga dan sangat mengapresiasi usaha Bripka Reszil yang mau untuk terus belajar.

Menurut Satake Bayu, apa yang dilakukan oleh Bripka Reszil ini bisa menjadi motivasi bagi personel yang lain, terutama yang dinas di Polda Sumbar.

“Kami apresiasi penuh kepada personil yang tekun belajar dalam rangka peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) secara pribadi. Kami juga ingin dia bisa menjadi contoh untuk personel kita yang lain bahwa menuntut ilmu itu penting dan tidak ada batasnya,” tuturnya. (*)

Pos terkait