Kopi Arabica, Ini Sejarah Ditemukan Tanamannya Hingga Berkembang Masuk Ke Indonesia

Kopi Arabica, Ini Sejarah Ditemukan Tanamannya Hingga Berkembang Masuk Ke Indonesia(Foto:Pixabay/Halonusa)
Kopi Arabica, Ini Sejarah Ditemukan Tanamannya Hingga Berkembang Masuk Ke Indonesia(Foto:Pixabay/Halonusa)

HALONUSA.COM – Saat ini terdapat 4 jenis kopi yang diperdagangkan secara global, yakni arabika, robusta, liberika, dan excelsa.

Lebih dari 99% perdagangan kopi dunia didominasi jenis arabika dan robusta.

Kopi di Eropa  pertama kali menyebar di abad ke-15 melalui jual beli antara orang-orang Eropa dan para pedagang Arab.

Bacaan Lainnya

Kemudian minuman kopi menyebar pesat di Eropa. Hingga kemudian mereka berhasil membudidayakan tanaman kopi hingga Asia dan Amerika.

Sejak itu kopi menjadi komoditas yang sangat populer dan menjadi  kedua terbesar yang di di perdagangkan secara global setelah minyak bumi.

Tanaman Arabica dan Deskripsinya

Batang

Pohon kopi arabika memiliki perakaran yang dangkal, sekitar 30 cm dari permukaan tanah.

Dalam keadaan yang terawat pohon ini tumbuh seperti perdu, tingginya sekitar 2-3 meter. Namun bila tidak dipangkas bisa tumbuh hingga 5 meter.

Terdapat dua tipe cabang pada tanaman kopi arabika, yakni cabang yang tumbuh vertikal dan horizontal.

Daun

Pada literatur Budidaya tanaman kopi. Penerbit Kanisius, Jakarta. AAK. 1988. Tanaman kopi arabika memiliki daun yang kecil, panjangnya 12-15 cm dan lebar sekitar 6 cm.

Warna daun hijau mengkilap seperti dilapisi lilin. Pada sela daun tumbuh mata tunas.

Mata tunas ini bisa menjadi bunga atau menjadi cabang tergantung kondisi.

Bunga

Bunga tumbuh dari mata tunas yang terletak di sela daun. Bunga menyerbuk sendiri, penyerbukan biasanya terjadi di pagi hari dengan bantuan angin atau serangga.

Hujan yang mengguyur saat penyerbukan bisa menggagalkan proses penyerbukan.

Waktu yang diperlukan mulai dari penyerbukan hingga menjadi buah siap panen sekitar 6 sampai 9 bulan.

Buah

Buah kopi arabika lebih besar dibanding robusta. Buah tersebut akan rontok dari tangkainya saat matang.

Jadi perlu pemanenan yang hati-hati sebelum buah rontok.

Habitat tanaman kopi arabika terletak di antara 20° Lintang Selatan dan 20° Lintang Utara bumi.

Di daerah subtropis, tanaman ini bisa ditanam di dataran rendah. Suhu udara sangat mempengaruhi pertumbuhan.

Pos terkait