Kopi Arabica, Ini Sejarah Ditemukan Tanamannya Hingga Berkembang Masuk Ke Indonesia

Kopi Arabica, Ini Sejarah Ditemukan Tanamannya Hingga Berkembang Masuk Ke Indonesia(Foto:Pixabay/Halonusa)
Kopi Arabica, Ini Sejarah Ditemukan Tanamannya Hingga Berkembang Masuk Ke Indonesia(Foto:Pixabay/Halonusa)

Terdapat dua macam kopi arabika yang dibawa orang-orang Eropa dari Yaman.

Pertama, kultivar yang dibawa ke Jawa kemudian menyebar ke Asia Selatan dan Amerika Tengah dikenal sebagai Typica.

Kedua, kultivar yang di bawa ke Brasil lewat La Reunion dikenal sebagai Bourbon,

Bacaan Lainnya
Kopi Arabica, Ini Sejarah Ditemukan Tanamannya Hingga Berkembang Masuk Ke Indonesia(Foto:Les caféiers cultivés. Institut de Recherche pour le Développement, Marseillea/Halonusa)
Kopi Arabica, Ini Sejarah Ditemukan Tanamannya Hingga Berkembang Masuk Ke Indonesia(Foto:Planted coffee tree. Research Institute for Development, Marseillea/Halonusa)

Kedua kultivar tersebut dipercaya menjadi sumber tanaman kopi arabika yang ada saat ini.

Di akhir abad ke-17 bangsa-bangsa Eropa mulai memproduksi sendiri tanaman kopi di daerah jajahan mereka yang tersebar di Asia dan Amerika.

Mereka mulai menguasai perdagangan biji kopi dunia sekaligus mengakhiri dominasi para pedagang Arab.

Hampir semua kopi yang diperdagangkan saat itu berjenis arabika. Belanda menjadi pemasok kopi terbesar dunia dengan basis produksi di Indonesia, lihat sejarah kopi.

Mengutip dari Gabriela Teggia and Mark Hanuz.  A Cup of Java 2003. Equinox Publishing, Jakarta – Singapore.

Pada tahun 1878 hampir seluruh perkebunan kopi di Indonesia mengalami kerusakan karena wabah penyakit karat daun atau Hemileia vastatrix.

Kemudian Belanda mengganti tanaman yang rusak dengan jenis liberika.

Berselang 12 tahun tanaman kopi liberika mengalami serangan penyakit yang sama.

Setelah melakukan riset, pada tahun 1907 Belanda kembali mengganti liberika dengan robusta.

Sejak saat itu perkebunan kopi di Indonesia didominasi oleh tanaman kopi robusta.

Secara nasional produksi kopi arabika di Indonesia hanya 17% sedangkan robusta hampir 83%.

Sisanya dengan angka yang tidak signifikan terdapat jenis liberika dan excels dalam kutipan Areal dan Produksi. Gabungan Eksportir Kopi Indonesia (GAEKI).

Saat ini kopi arabika banyak dihasilkan oleh negara-negara di Amerika Selatan, Amerika Tengah dan Afrika.

Brasil merupakan negara penghasil kopi arabika terbesar di dunia, diikuti Kolombia dan Etiopia.

Pos terkait