KPK Tahan Mantan Direksi PT Wakita Karya, Diduga Korupsi Pembangunan IPDN

gedung kpk dari depan
gedung kpk dari depan

HALONUSA.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menahan mantan direksi PT. Waskita Karya, berinisial AW, pada Selasa (11/1/2022).

AW merupakan tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Gowa, Sulawesi Selatan.

Bacaan Lainnya

“Hari ini kami akan menyampaikan informasi terkait penahanan tersangka AW, Kepala Divisi I PT Waskita Karya tahun 2008 sampai dengan 2012 dalam perkara dugaan TPK (Tindak Pidana Korupsi) terkait pengadaan dan pelaksanaan pekerjaan konstruksi pembangunan gedung kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kabupaten Gowa – Sulawesi Selatan, pada Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Tahun Anggaran 2011. Dan yang bersangkutan telah ditetapkan sebagai Tersangka pada tahun 2018 ,” Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron.

Ia mengatakan, AW ditahan di Rutan Pomdam Jaya Guntur untuk 20 hari pertama. Dengan demikian, AW bakal mendekam di sel tahanan setidaknya hingga 30 Januari 2022.

“Tim Penyidik melakukan upaya paksa penahanan pada tersangka AW selama 20 hari pertama terhitung mulai tanggal 11 Januari 2022 s/d 30 Januari 2022 di Rutan KPK pada Pomdam Jaya Guntur,” lanjutnya.

Sebelum mendekam di sel tahanan, AW bakal menjalani isolasi mandiri di rutan tersebut. Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19 di lingkungan rutan KPK.

Diketahui, AW dan Kepala Divisi Konstruksi VI PT AK (Persero), DP, ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi proyek IPDN.

Pos terkait