Libatkan Mahasiswa Bina Pasangan di Padang Terjaring Razia Dinilai Tak Efektif, Ini Alasannya

Sekretaris Universitas Negeri Padang (UNP), Erian Joni. (Foto: Istimewa/Dok. Facebook: Erian Joni)
Sekretaris Universitas Negeri Padang (UNP), Erian Joni. (Foto: Istimewa/Dok. Facebook: Erian Joni)

HALONUSA.COM – Keterlibatan mahasiswa dari Universitas PGRI Sumbar dalam membina pasangan yang terjaring razia dinilai tak efektif.

Hal tersebut disampaikan oleh Sosiolog dari Universitas Negeri Padang (UNP), Erian Joni.

Menurut Erian, Penanganan masalah pasangan ilegal tidak cukup hanya dengan pendekatan konseling, apalagi dilakukan oleh seorang mahasiswa.

Bacaan Lainnya

“Sebaiknya diberikan kepada yang lebih profesional, yakni para konselor yang sudah pengalaman dan sudah memiliki ijazah profesi konselor,” kata Erian kepada Halonusa.com, Senin (14/2/2022).

Selain itu, katanya, penanganan pasangan ilegal tidak bisa dipecahkan oleh bidang psikologis saja.

Proses edukasi atau resosialisasi nilai-nilai keagamaan, hukum dan pendekatan kelembagaan seperti melibatkan orang tua dan anggota lain  berpengaruh.

“Semuanya (dilakukan) agar kebijakan yang dibuat tidak salah penanganan atau malah tidak membuat pelaku sadar,” ucapnya.

Menurutnya, langkah yang diambil Satpol PP Padang tidak akan efektif karena masalah pasangan ilegal yang  melakukan seks bebas, tidak akan manjur oleh satu pendekatan saja.

“Perlu pemberian sanksi atau denda bagi pelaku dan penginapan yang memberikan akses bagi aktivitas ini juga pemahaman kembali pada mereka tentang masalah kesehatan dan penyakit menular seksual,” katanya.

“Selain itu kontrol masyarakat sekitar terhadap masalah ini sangat urgen dan memantau serta melaporkan potensi terjadinya aktivitas seksual yang menyimpang ini,” sambungnya.

 

Sebelumnya, Satpol PP Padang membentuk tim konseling dan pendampingan psikologi.

Konseling dan pendampingan psikologi tersebut diberikan oleh mahasiswa dari Universitas PGRI Sumbar.

“Mereka baru diperbolehkan pulang usai dibina dan dikonsul dahulu,” kata Kepala Satpol PP Kota Padang, Mursalim.

Mursalim mengatakan, bimbingan konseling yang diberikan merupakan salah satu upaya yang dilakukan dalam menyelamatkan yang terjaring dari pergaulan bebas.

Pos terkait