Lima Kasus Omicron Terjadi di New York, Gubernur Kathy Hochul: Terlalu Dini Menyebut Ancaman Besar

Lima Kasus Omicron Terjadi di New York, Gubernur Kathy Hochul: Terlalu Dini Menyebut Ancaman Besar
Klinik vaksinasi Covid-19 seluler di Minnesota | (foto: Liam James Doyle untuk The New York Times/Halonusa.com)

Perempuan yang sepulang dari Afrika Selatan itu dinyatakan positif pada 30 November, menukil dari New York Time, Jumat (3/12/2021).

Gubernur Hochul dan Walikota de Blasio mengatakan bahwa negara bagian berada dalam posisi yang lebih baik untuk memerangi varian baru daripada di awal pandemi. Ketika New York awalnya disebut pusat global krisis kesehatan. Sekarang tidak, lantaran banyak warga New York telah divaksinasi dan dukungan pejabat sekarang memiliki lebih banyak alat untuk memerangi virus.

Bacaan Lainnya

Walikota de Blasio berharap untuk melihat lebih banyak kasus Omicron terdeteksi dalam beberapa hari mendatang “Kita harus berasumsi ada komunitas yang menyebar,” katanya.

Gubernur Kathy Hochul, perempuan pertama yang menjadi orang nomor satu di New York, mendesak peserta konvensi anime baru-baru ini di Manhattan untuk ikut diperiksa kesehatannya, setelah seseorang warga terdeteksi Omicron di Minnesota saat menghadiri konvensi.

Bahkan sebelum varian Omicron tiba, kasus virus Corona telah meningkat di Kota New York City, jumlah kasus harian telah meningkat lebih dari 75 persen sejak 1 November.

Sementara 77 persen penduduk Kota New York telah menerima setidaknya satu suntikan vaksin, lebih sedikit dari 20 persen orang dewasa mendapatkan suntikan booster.

Hochul dan de Blasio yang berasal dari Partai Demokrat, mendorong orang untuk memakai masker di dalam ruangan, tetapi imbauan itu tidak diindahkan. 

Gubernur Hochul mengatakan sangat khawatir, yang mana akan terdampak pada kepadatan di rumah sakit dan terutama mereka yang bekerja di tengah aktivitas yang ramai, ia juga meminta para organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk memastikan kebutuhan rumah sakit termasuk kapasitas dan fasilitas yang cukup.

“Kami hanya mencoba memberi tahu masyarakat bahwa kami mempunyai fasilitas dan kapasitas,” kata Hochul. (diterjemahkan Kariadil Harefa)

Pos terkait