Maidestal Hari Mahesa Kembali Duduki Kursi Ketua PPP Padang setelah Sempat ‘Dikudeta’

Gugatan kepengurusan PPP Padang dimenangkan oleh Maidestal Hari Mahesa. (Foto: Dok. (Istimewa)
Gugatan kepengurusan PPP Padang dimenangkan oleh Maidestal Hari Mahesa. (Foto: Dok. (Istimewa)

Padahal, kata Mahesa, SK untuk DPC PPP Kabupaten dan Kota se-Sumbar sudah diberikan, hanya Kota Padang yang belum.

Meski menggugat, Mahesa tetap menjalankan roda organisasi dengan berpatokan kepada SK DPP PPP yang diterima dalam bentuk file PDF dari DPP PPP.

Maidestal Hari Mahesa mengendus indikasi Ketua DPW PPP Sumbar, Hariadi ingin membuat pengurus DPC PPP Kota Padang yang baru dengan diketuai oleh Nikki Lauda Hariyona. Nikki Lauda Hariyona sendiri merupakan anak kandung dari suami senator asal Sumbar, Emma Yohanna tersebut.

Bacaan Lainnya

“Kabarnya seperti itu, Hariadi ingin menjadikan anaknya sebagai Ketua DPC PPP Kota Padang dan maksa,” katanya.

Baca juga: DPC PPP Padang Gugat Pengurus Provinsi, Gara-gara SK Belum Diserahkan

Namun, pernyataan Mahesa langsung dibantah oleh Ketua DPW PPP Sumbar, Hariadi.

Hariadi mengatakan, SK dari DPC itu dikeluarkan oleh DPP PPP.

“Jadi ketika habis Musyawarah Cabang (Muscab) yang menang itu Nikki (Lauda Hariyona), karena (skor) 3-2, itu ada berita acaranya, ada tanda tangan formatur, datanya lengkap semuanya,” katanya.

Namun entah bagaimana ceritanya, kata Hariadi, muncul nama Maidestal Hari Mahesa sebagai Ketua DPC PPP Kota Padang. Padahal, Hariadi mengaku tidak pernah mengusulkan itu.

“Tentu kami mempertanyakan itu, kami mengusulkan A, kenapa B yang keluar, sehingga sejak dipertanyakan Desember 2021 lalu sejak keluar, ada File PDF-nya, kalau SK-nya belum pernah saya terima. DPW mempertanyakan ke pusat, kenapa B yang keluar sedangkan DPW mengusulkan A, termasuk formatur dari DPP sekalipun mengusulkan A, tapi DPP mengeluarkan B,” ungkapnya. (*)

Pos terkait