Mantan Ketua KONI Sumatera Barat Ditahan Selama 20 Hari

Tim Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Padang menggiring Mantan Ketua KONI Sumatera Barat menuju mobil tahanan (Foto : Halbert Caniago)
Tim Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Padang menggiring Mantan Ketua KONI Sumatera Barat menuju mobil tahanan (Foto : Halbert Caniago)

HALONUSA.COM – Mantan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat, Agus Suardi akan ditahan selama 20 hari kedepan.

“Tersangka ini akan kami tahan paling singkat selama 20 hari kedepan,” kata Ketua tim Penyidik Kejaksaan Negeri Padang, Budi Sastera, Senin (23/05/2022).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, penahanan tersebut dilakukan selama pihaknya melakukan pelengkapan berkas dakwaan yang akan dibawa ke Pengadilan nantinya.

“Kami akan melakukan pemeriksaan berkas dakwaan selama jadwal penahanan ini,” lanjutnya.

Ia mengatakan, penahanan tersebut bisa saja ditambah selama 60 hari setelah selesainya masa penahanan 20 hari tersebut.

Sebelumnya, Mantan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat, Agus Suardi akhirnya ditahan Kejaksaan Negeri Padang, Senin (23/05/2022).

Penahanan tersebut dilakukan usai penyidik menyatakan berkas penyidikan lengkap dan akan diajukan untuk persidangan.

“Selesai melakukan tahap dua tadi, tersangka langsung kami tahan,” kata Ketua Tim Penyidik Pidana Khusus Kejari Padang, Budi Sastera kepada wartawan.

Ia mengatakan, penahanan tersebut dilakukan sebagai bentuk persiapan untuk melakukan persidangan nantinya.

“Dengan telah ditahannya tersangka atas nama Agus Suardi ini, sudah tiga orang tersangka yang kami tahan,” lanjutnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Padang menetapkan tiga orang tersangka atas dugaan kasus penyelewengan dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Padang tahun anggaran 2018-2020.

“Untuk yang ditetapkan sebagai tersangka adalah Ketua KONI Kota Padang periode 2019-2023 dengan inisial AG, Wakil Ketua satu dengan periode yang sama dengan inisial DV dan NZ sebagai wakil bendahara satu,” kata Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Padang, Therry Gutama, Jumat (31/12/2021).

Ia mengatakan bahwa tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka itu sudah diperiksa di oleh tim Pidana Khusus Kejari Padang.

“Tadi pagi ketiga tersangka kami panggil sebagai saksi dan dari pengakuan mereka, langsung kami tetapkan sebagai tersangka,” katanya.

Ia mengatakan, atas perbuatan tiga orang tersangka itu, Negara mengalami kerugian kurang lebih Rp2,1 miliar lebih.

Sebelumnya Kejari Padang memanggil 35 cabang olahraga yang berada dibawah naungan KONI Padang, jaksa memanggil unsur-unsur pemberi dana hibah pada organisasi induk cabang olahraga yang sebelumnya.

“Sampai saat ini semua cabang olahraga sudah kita panggil. Namun ada dua cabor yang tidak jadi kita panggil saat penyidikan, karena pengurusnya sudah meninggal dunia,” katanya.

Seperti diketahui, Kejari Padang sedang melakukan penyidikan terkait dengan dugaan korupsi dana hibah KONI Padang secara marathon. Diperkirakan sebanyak Rp 2,1 miliar dana hibah dimaksud menjadi bancakan oleh oknum pengurus, sehingga menyebabkan negara mengalami kerugian.

Tindakan yang dilakukan Kejari Padang pun mendapat banjir dukungan oleh semua pihak Hal ini dibuktikan dengan dibanjirinya kantor Kejari Padang oleh papan karangan bunga.

Pos terkait