Masih Ingat Kasus Uang Penggantian Lahan Tol Padang-Pekanbaru? Ini Kabar Terbarunya

Ilustrasi gaji ke-13. (Dok. Ilham Medio Agusta/Halonusa)
Ilustrasi gaji ke-13. (Dok. Ilham Medio Agusta/Halonusa)

HALONUSA.COM – Kasus penyalahgunaan uang pembebasan lahan tol Padang-Pekanbaru yang terjadi beberapa waktu lalu sudah memasuki masa persidangan.

Humas Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Padang, Reza Himawan mengatakan, sidang perdana kasus yang merugikan keuangan negara sebesar Rp27 miliar tersebut digelar pada Kamis (14/4/2022).

Bacaan Lainnya

“Sidang perdana beragendakan pembacaan dakwaan,” kata Reza kepada awak media, Selasa (14/4/2022).

Reza menjelaskan, pihaknya melakukan sidang setelah seluruh berkas perkara kasus korupsi penggantian lahan tol tersebut setelah berkas perkara diserahkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pariaman.

Dalam persidangan, sambung Reza, terdapat sejumlah hakim yang turun tangan.

“Ada lima hakim yang menangani perkara tersebut, rincinya, tiga hakim karir dan dua berstatus ad hoc,” ucapnya.

Baca juga: Gratis! Tol Padang-Pekanbaru Seksi 6 Dibuka untuk Umum saat Mudik Lebaran

Baca juga: Ironi Jalan Tol Padang-Pekanbaru, Dari Penolakan, Indikasi Korupsi, Isu Pembatalan hingga Pencurian Besi

Seperti diketahui, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Barat (Sumbar) menyebut sebanyak 13 tersangka kasus ganti rugi lahan tol di Kabupaten Padang Pariaman.

Dari jumlah sebanyak itu, tersangka ada yang bertugas sebagai perangkat pemerintahan Nagari Parit Malintang berinisial SS dan SA.

Kemudian, YW, oknum aparatur di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman dan J, RN, US.

Tiga inisial terakhir merupakan anggota Pelaksanaan Pengadaan Tanah (P2T) Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Selanjutnya, masyarakat penerima ganti rugi berinisial BK, NR, SP, KD, AH, SY, dan RF.

Pos terkait