Melebihi Target, Ini Jumlah Peserta Gebyar Vaksin Covid-19 di Lubuk Begalung dan Penyebabnya

Melebihi Target, Ini Jumlah Peserta Gebyar Vaksin Covid-19 di Lubuk Begalung dan Penyebabnya
Wali Kota Padang, Hendri Septa didampingi Camat Lubuk Begalung, Heriza Syafani memberikan penjelasan mengenai program gebyar vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan oleh pemerintah. (Foto: Dok. Istimewa)
HALONUSA.COM - Gebyar vaksin Covid-19 telah selesai dilaksanakan di Kecamatan Lubuk Begalung. Program tersebut dilaksanakan sejak Selasa hingga Jumat (3-6/8/2021) di Balai Basuo, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang. Total ribuan peserta ikut dalam kegiatan itu.

Dari data yang berhasil dihimpun Halonusa.com, jumlah peserta yang mengikuti vaksin di kawasan dengan kelurahan terbanyak di Kota Padang itu berjumlah 1.662 orang.

Rincinya, pada Selasa (3/8/2021), jumlah peserta mencapai 408 orang dan Rabu (4/8/2021) sebanyak 378 peserta.

Kemudian, Kamis (5/8/2021) meningkat menjadi 468 orang dan selang sehari setelahnya berjumlah 408 masyarakat yang disuntik vaksin.

Camat Lubuk Begalung, Heriza Syafani mengatakan, jumlah peserta vaksin sejatinya bisa mencapai dua ribu orang.

"Untuk gebyar vaksinasi yang sudah dilaksanakan, jika tenaga kesehatannya (nakes) siap, kami bisa mencapai dua ribu peserta, namun yang jelas berjalan sukses, aman dan lancar, kemudian animo masyarakat yang tinggi," katanya dihubungi Halonusa.com, Sabtu (7/8/2021).

Selain itu, katanya, kesadaran masyarakat untuk vaksin itu sudah tinggi, karena memang itu sudah menjadi salah satu kebutuhan.

"Patuhilah kebijakan pemerintah, seperti menjaga protokol kesehatan (Prokes), kemudian melakukan vaksinasi. Kalau kita sudah tercapai target vaksinasi yang sudah dilakukan, In shaa Allah kita akan segera merdeka dari Covid-19, yaitu dengan melepas masker," katanya.

Untuk Kecamatan Lubuk Begalung, saat ini sudah menyumbang 26 persen Kota Padang masyarakat yang divaksin dari total 720 ribu warga Kota Padang.

"Namun melihat tren sekarang, jika enam ribu per hari saja di Kota Padang orang yang divaksin, mungkin kami sudah berada di angka 28 hingga 30 persen," imbuhnya. (adl)

Berita Lainnya

Index