Memasuki 113 Hari Covid-19, Polri Menutup 2.625 Usaha, Mengurung 900 Pelanggar

Karopenmas Polri Brigjen Rusdi Hartono-Polri-Halonusa
Karopenmas Polri Brigjen Rusdi Hartono konferensi pers, Selasa (5/11/2021). Halonusa.com

HALONUSA.COM – Selama operasi yustisi Polri berhasil mengurung sebanyak 900 pelanggar protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Hal itu dikatakan Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono, dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (5/1/2021).

Selain itu berhasil menerbitkan sebanyak 24.029.826 teguran lisan dan teguran tertulis sebanyak 3.673.652.

Bacaan Lainnya

Baca juga: Sukseskan Program Vaksinasi Nasional, Polri Kerahkan 83.566 Personel

Sementara denda Polri mengumpulkan lebih kurang Rp7,8 miliar.

“Pelaksanaan itu dalam 113 hari berjalan pengamanan dan pengawasan protokol kesehatan Covid-19,” kata Rusdi Hartono.

Rusdi berharap kepada masyarakat dan termasuk jajaran untuk meningkatkan kedisiplinan kepatuhan terhadap protokol kesehatan.

Baca juga: Operasi Lilin Resmi Ditutup dan Maklumat Kapolri Tentang Kepatuhan Prokes Tidak Berlaku Lagi

“Kedisiplinan dapat membentengi diri dengan tidak tertular dan atau menularkan virus Covid-19,” katanya.

Adapun selama operasi yustisi sebanyak 2.625 penutupan usaha dan 2.926.742 kasus sanksi sosial bagi pelanggar Prokes Covid-19.

Rusdi mengemukakan, mudah-mudahan kegiatan-kegiatan ini hendaknya terus berjalan.

Baca juga: Beredar Surat Telegram Kapolri soal Pembubaran FPI, Ini Penjelasan Polisi

Dalam mengantisipasi semua ganguan-gangguan kamtibmas yang terjadi di masyarakat.

“Ini tentunya juga bersamaan dengan penanganan kondisi pandemi covid-19 di negara yang kita cintai ini” tutupnya. (tan)

Pos terkait