Memperbaiki Penyimpanan Lisosom, Para Peneliti Lakukan Pengeditan Prenatal

  • Whatsapp
Adobe Stock
belly of pregnant woman monochrome on a dark background

HALONUSA.COM – Literatur terkait penyakit sindrom Hurler kembali menambah deretan ilmu kedokteran di dunia terutama terhadap penyimpanan lisosom, apalagi penyakit genetik mematikan sebelum lahir ini pun terus dikoreksi diagnosisnya. Seperti yang dilakukan para peneliti di Rumah Sakit Anak Philadelphia (CHOP).

Para peneliti ini pun menggunakan sistem pengeditan DNA terhadap seekor tikus prenatal. Menggunakan editor basa Adenin dalam vektor virus terkait adeno, para peneliti mengoreksi mutasi basa tunggal yang bertanggung jawab atas kondisi tersebut.

Sebagai awal mengoreksi penyebab pengaruh sebelum kelahiran dan memperbaiki organ, apalagi penyakit genetik ini pun dapat memicu kematian pada anak bila tidak diobati segera.

Kariadil Harefa, editor Halonusa.com mencoba menghubungi Ketua Bedah Janin dan Anak, William H. Peranteau, MD yang berada di Phidelipia, kota yang berada di negara bagian Pennsylvania, Amerika Serikat, 13 Juli 2021.

William H. Peranteau, MD mengatakan, studi ini menunjukkan bahwa pengeditan dasar prenatal untuk Sindrom Hurler layak dilakukan pada tikus sebagai model praklinis.
Hal ini untuk mengetahui cara mengobati penyakit sebelum proses melahirkan. Ia dan tim peneliti lainnya dapat menunjukkan beberapa koreksi penyakit dengan pengeditan dasar setelah lahirkan.

Ahli bedah yang hadir di Divisi Bedah Umum, Toraks dan Janin di CHOP dan Adzick-McCausland Distinguished melanjutkan dan berkata, bahwa Sindrom Hurler dikenal sebagai Mucopolysaccharidosis Tipe I (MPS-IH).

Pos terkait