Mengalami Penyakit Acute Mountain Sickness (AMS), Ini Tips dan Langkah-Langkah yang Harus Kamu Lakukan 

Mengalami Penyakit Acute Mountain Sickness (AMS) Ini Tips dan Langkah-Langkah yang Harus Kamu Lakukan (Foto:Dok. Telaga Dewi Gn. Singgalang 2.877 Mdpl Ade Yuandha/Halonusa)
Mengalami Penyakit Acute Mountain Sickness (AMS) Ini Tips dan Langkah-Langkah yang Harus Kamu Lakukan (Foto:Dok. Telaga Dewi Gn. Singgalang 2.877 Mdpl Ade Yuandha/Halonusa)

HALONUSA.COM – Acute Mountain Sickness (AMS) adalah kondisi tidak normal yang terjadi saat pendaki berada di ketinggian tertentu. Sensasi menantang pegunungan tinggi di Indonesia jelas sangat memacu adrenalin.

Contoh saja Puncak tertinggi di Indonesia Puncak Jaya Wijaya atau Piramida Carstensz dengan ketinggian 4.884 meter di atas permukaan laut (Mdpl).

Bacaan Lainnya

Keindahan alam yang ditawarkan membuat banyak orang yang melihatnya tidak akan pernah lelah untuk dijelajah sehingga mereka akan selalu datang lagi dan lagi.

Namun, ada yang harus kamu perhatikan dan kamu persiapkan untuk sebuah pendakian.

Karena dibalik kegiatan pendakian yang seharusnya menyenangkan pun terdapat risiko kesehatan yang justru bisa membahayakan kesehatan kamu.

Tentu persiapan yang optimal yang harus dilakukan dari peralatan hingga pengetahuan.

Pengetahuan diri yang meliput tentang peralatan, kesiapan fisik, mental, kesehatan dan keselamatan kamu dalam aktivitas luar ruang.

Agar setiap perjalanan kamu dan pendakian kamu menyenangkan dan kamu mampu merasakan sensasi di atas ketinggian beribu meter di atas  puncak gunung.

Acute mountain sickness (AMS) adalah kondisi tidak normal yang terjadi saat pendaki berada di ketinggian tertentu.

Salah satu bentuk umum dari altitude sickness atau penyakit ketinggian ini disebabkan olah penurunan kadar oksigen dan tekanan udara saat mendaki ke tempat yang lebih tinggi.

Berdasarkan statistik, 25 persen penyakit gunung ini dialami pendaki yang berada pada ketinggian 2.400 meter di atas permukaan laut (Mdpl).

Pos terkait