Meski Harus Benahi Sejumlah Infrastruktur Stadion, Semen Padang FC Tetap Pilih GHAS karena Alasan Ini

Dari kiri ke kanan: Konsultan Lapangan Stadion GOR Haji Agus Salim, Supomo dan CEO Semen Padang FC, Win Bernadino. (Foto: Dok. Muhammad Aidil)
Dari kiri ke kanan: Konsultan Lapangan Stadion GOR Haji Agus Salim, Supomo dan CEO Semen Padang FC, Win Bernadino. (Foto: Dok. Muhammad Aidil)

HALONUSA.COM – Semen Padang FC (SPFC) akhirnya membulatkan pilihan dengan memilih berkandang di Stadion GOR Haji Agus Salim (GHAS) Kota Padang.

Padahal sebelumnya, tim ‘Kabau Sirah’ (julukan SPFC) sempat disebut-sebut akan berkandang di luar Padang.

Bacaan Lainnya

Sebut saja Stadion Muhammad Yamin di Sijunjung, Stadion Utama Sumbar di Padang Pariaman hingga tersiar kabar pula berkandang di Kabupaten Kampar, Riau.

Sejatinya, stadion tersebut siap menjadi kandang tim, namun ada kekurangan dari berbagai sisi.

“Stadion yang paling siap itu GOR (Haji Agus Salim), Stadion Utama Sumbar bagus, cuma (infrastruktur) belum siap, M Yamin, lapanganya siap, lampu tidak ada,” kata CEO SPFC, Win Bernadino saat meninjau Stadion GHAS kepada Halonusa.com, Kamis (30/6/2022).

Meski telah memilih Stadion Haji Agus Salim, SPFC tetap harus merogoh kocek setelah harus membayar biaya sewa Rp1 miliar untuk satu musim dan uang distribusi Rp10 juta per pertandingan.

Pasalnya, dari pantauan di lokasi, banyak sarana dan prasarana yang harus diperbaiki bahkan harus diganti.

Seperti papan skor yang direncanakan akan dicat ulang, ruang ganti kedua tim yang harus diperbaiki lagi, rumput lapangan hingga fasilitas penunjang seperti toilet juga harus diperhatikan.

Jika tak ada aral melintang, Stadion Haji Agus Salim mulai diperbaiki pada 4 Juli 2022.

“Secara perizinan kami telah dapat dari Pemprov Sumbar melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). GOR akan dipakai pada 3 Juli 2022, namun kami sudah mulai persiapan fasilitas lain,” katanya.

Pos terkait