Moulevey IKM Sebut Keberadaan NII di Sumbar Masalah Serius, Minta Pemda Aktif Jelaskan ke Publik

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Keluarga Minang, Braditi Moulevey.
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Keluarga Minang, Braditi Moulevey.

HALONUSA.COM – Pemerintah Daerah (Pemda) di Sumatera Barat (Sumbar) diminta berperan aktif menjelaskan ke publik perihal keberadaan kelompok Negara Islam Indonesia (NII) di Ranah Minang.

Hal tersebut disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Keluarga Minang, Braditi Moulevey.

Bacaan Lainnya

Moulevey menyebut, klaim polisi yang menyebut ribuan kelompok NII bermukim di Kabupaten Dharmasraya dan Tanah Datar sangat mengejutkan pihaknya.

“Kami sebagai warga minang dirantau merasa informasi ini sangat merugikan dan berbahaya jika dibiarkan,” katanya.

Pihaknya berharap Pemda Sumbar bisa serius dan berperan aktif untuk memastikan informasi yang disampaikan Mabes Polri.

Baca juga: Mengenal NII, Kelompok Teroris yang Punya 1.125 Anggota di Sumbar

Baca juga: Anggota NII Banyak di Sumbar, Pakar: Tak Perlu Kaget

Jika memang ada dugaan ribuan masyarakat di Sumbar yang terlibat NII Moulevey meminta pemerintah segera bersikap untuk memberikan penjelasan.

Kemudian mengambil tindakan pembinaan sesuai dengan hukum yang berlaku kepada otak pelaku.

“Ini adalah masalah serius, menurut sejarah, berdirinya bangsa ini atau founding father NKRI, Tidak lepas dari tokoh-tokoh yang berasal dari Sumbar,” ucapnya.

“Rasanya sangat sedih juga jika ada pihak-pihak yang berasal dari Sumbar ingin mengulingkan pemerintahan yang sah pada saat ini,” sambungnya.

Dia menyebut bahwa orang Minangkabau sangat mengedepankan diplomasi dalam hidup bermasyarakat.

“Rasanya bukan bagian dari masyarakat minang yang ingin mengulingkan pemerintahan yang sah dengan menggunakan golok,” tuturnya. (*)

Pos terkait