NgObrol BaReng ALumni, Perempuan dalam Perspektif Pembangunan

  • Whatsapp
Peran perempuan tidak hanya sebatas ruang lingkup keluarga melainkan memiliki peran dalam berpartisipasi dalam kegiatan ranah publik. Hal ini dikupas dalam OBRAL (NGObrol BaReng ALumni), Rabu pagi (9/6/2021) di Barau Cafe, Jalan Batang Arau No.88, Berok Nipah, Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Ia berharap, perempuan perlu meningkatkan kompetensi sehingga mampu berkompetisi secara aktif dan mampu merebut posisi strategis untuk merumuskan kebijakan-kebijakan yang pro perempuan. Demikian halnya dengan Reni Mayerni, alumni Fakultas Pertanian, Sekjen DPP IKA Unand sekaligus Sekjend DPP IKA UNAND.

“Perempuan harus berani mengambil keputusan karena sebenarnya hak laki-laki dan perempuan dalam kehidupan adalah sama,” sebut Lailatul Himni, pengusaha muda sekaligus influncer.

Kemudian, Lusi Herlina (FISIP/Praktisi LSM) di Padang juga mengemukakan tentang perempuan, agar bisa menjadi kekuatan masyarakat sipil untuk bisa membela kepentingan-kepentingan perempuan di Sumatera Barat. Senada juga dikatakan Dr. Wirdanengsih (FISIP/Akademisi), perempuan agar diberi kesempatan lagi untuk mendapatkan pendidikan dan mengembangkan kompetensi.

Diskusi yang afdol ini pun menjadi sorotan bahkan akan menjadi catatan penting dalam mendorong proses pembangunan daerah di Sumatera Barat dalam persepektif perempuan, seperti mendorong Indonesia terutama di Sumatera Barat untuk membentuk lembaga Komisi Perlindungan Anak dan Perempuan, kemudian bersama-sama menggaungkan dukungan untuk perempuan menjadi dirinya sendiri, seperti yang ia mampu dan nyaman jalani. Serta mensosialisasikan nilai-nilai kesetaraan, berbagi beban rumahtangga, keadilan dalam berbagi kerja di rumah (jangan ada lagi kerja berlabel kerja perempuan dan kerja laki-laki). (ril/IKA Unand) (*)

Pos terkait