Novel Lelaki yang Tak Terlihat Kaya Full Episode | Bab I

Novel-Lelaki-yang-Tak-Terlihat-Kaya-Full-Episode-Cerita-Fiksi-Gerald-Full-Episode-Bahasa-Indonesia
Ilustrasi | Cover Novel Lelaki yang Tak Terlihat Kaya. (Foto: Halonusa)

Jam dinding di asrama putra menunjukkan pukul sembilan malam ketika tiba-tiba terdengar teriakan, “Gerald, tolong turun ke lantai satu di asrama 101 dan ambilkan laptopku!”

Seorang pria berambut pirang penghuni asrama sebelah membuka pintu kamar Gerald secara tiba-tiba, melempar uang satu dolar ke lantai lalu berbalik pergi.

Bacaan Lainnya

“Oh, iya, satu lagi, belikan aku air mineral di supermarket”

Pria berambut pirang itu kembali lagi dan melempar tiga dolar ke lantai. Dua dolar untuk membeli air mineral, satu dolar untuk upah Gerald.

“Halo, kamu! Kenapa semua orang di asramamu selalu menyuruh Gerald melakukan ini-itu? Kenapa kalian sedemikian menyebalkan?”

Teman satu asrama Gerald bertanya dengan sikap dingin karena mereka sudah tidak tahan lagi melihat Gerald tertindas.

“Kau tinggal satu asrama dengan Gerald, tapi kau masih tidak mengerti? Hei, dengar! Jika kau memberinya satu dolar, dia bahkan akan bersedia memakan apa pun jika kau suruh!” Pria itu tertawa puas lalu meninggalkan mereka.

Gerald hanya mampu menyembunyikan malu dan berusaha tidak mendengar perkataan pria itu. Dia lalu memunguti lembaran dolar yang terserak di lantai lalu berkata dalam hati, “dengan dua dolar ini sudah cukup untuk membeli tiga roti kukus dan sekantong acar. Aku tidak akan kelaparan lagi.”

Gerald.. jangan pergi! Kalau kau tidak punya cukup uang kami bisa meminjamimu, kau bahkan tidak perlu mengembalikannya,” ujar ketua asrama yang juga tidak tega melihat kondisi Gerald.

Pos terkait