OJK Targetkan Pertumbuhan Kredit 7,5 Persen Tahun 2022

ilustrasi angka kredit
ilustrasi angka kredit

HALONUSA.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menargetkan pertumbuhan kredit pada tahun 2022 mencapai angka 7,5 persen.

Angka tersebut diproyeksikan dengan asumsi pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2 persen pada tahun 2022.

Bacaan Lainnya

“Pertumbuhan kredit ini sangat bergantung pada mobilitas masyarakat. Kalau mobilitas masyarakat meningkat, akan terjadi peningkatan konsumsi masyarakat. Dengan permintaan yang meningkat, kebutuhan kredit dunia usaha juga akan meningkat,” ujar Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso, Kamis (20/1/2022).

Sementara itu, anggota Dewan Komisioner OJK Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan, Heru Kristiyana menambahkan, target pertumbuhan kredit 7.5 persen di tahun 2022 sangat masuk akal.

“Karena dalam rencana bisnisnya, bank-bank itu menargetkan 9.5 persen di tahun 2022. Memang dengan berbagai syarat, diantaranya kasus Omicron bisa dikendalikan dengan baik. Saya tetap optimis target 7.5 persen dapat tercapai di tahun ini,” katanya.

OJK juga berupaya untuk memenuhi permintaan Presiden Joko Widodo agar alokasi kredit untuk UMKM ditingkatkan dari 20 persen menjadi 30 persen.

“Untuk mencapai target ini, sangat bergantung pada bisnis model dan kekuatan permodalan masing-masing baik dalam menyalurkan kredit bagi UMKM,” lanjutnya.

Ia menambahkan, target alokasi penyaluran kredit 30 persen untuk UMKM merupakan target agregat, dan OJK sudah berkomunikasi dengan BI mengenai hal tersebut.

“Tapi kita akan mengatakan, setiap bank wajib berpartisipasi untuk mengalokasikan 30 persen kreditnya untuk UMKM,” katanya.

Pos terkait