Optimalkan Penerimaan PBBKB, Pemprov Sumbar Akan Lakukan Hal Ini

Ilustrasi, Seorang petugas SPBU melakukan pengisian BBM solar bersubsidi
Ilustrasi, Seorang petugas SPBU melakukan pengisian BBM solar bersubsidi

HALONUSA.COM – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memperoleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar Rp538,3 miliar.

Angka tersebut telah mengisi PAD Sumatera Barat sebesar 25 persen dari total Rp2,7 Triliun selama tahun 2022.

Meskipun begitu, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joynaldi mengatakan bahwa pihaknya akan terus memaksimalkan penghasilan dari sektor PBBKB tersebut pada tahun 2023.

Bacaan Lainnya

Upaya yang dapat dioptimalkan untuk penerimaan PBBKB tersebut dengan memaksimalkan program digitalisasi seperti Mypertamina.
Optimalisasi program tersebut diharapkan dapat mengatasi ketimpangan-ketimpangan dalam pengelolaan dan distribusi bahan bakar, agar bisa terpantau dengan baik dan masyarakat mendapatkan porsi yang sesuai.

“Agar semua bisa teroptimalisasi dengan baik, perlu dilakukan digitalisasi, sehingga semua bisa terpantau” katanya.

Namun, tak dapat dipungkiri, menurutnya setiap program yang dijalankan membutuhkan anggaran agar bisa berjalan secara optimal.

“Tentunya jika ada program, perlu juga anggaran sehingga hal ini perlu dibicarakan dengan kementerian di pusat,” katanya.

Selain itu, dukungan teknologi maupun berbagai dukungan lainnya dari stakeholder yang terlibat dalam PBBKB harus memumpuni agar optimalisasi program yang berjalan baik sesuai harapan. (*)

Pos terkait