PDAM Pesisir Selatan Defisit Sampai Rp 200 Juta

HALONUSA.COM – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Langkisau Kabupaten Pesisir Selatan-Sumatera Barat defisit mencapai angka Rp200 juta.

Hal tersebut diungkapkan Direktur PDAM Tirta Langkisau Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Herman Budiarto.

Bacaan Lainnya

“Bahkan kami tidak yakin bisa menyumbang deviden di 2022. Hingga periode November tahun ini saja, neraca keuangan masih defisit sebesar Rp200 juta,” katanya.

Menurutnya, selama ini besaran pendapatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) air minum itu hanya mampu membiayai operasional, bahkan cenderung tekor.

Ia mengatakan, rata-rata pendapatan tiap bulan hanya sebesar Rp1,2 miliar dengan catatan pembayaran pelanggan mencapai 92 persen. Sedangkan biaya operasional tiap bulan bisa menembus Rp1,1 miliar.

Menurutnya, selama dua tahun terakhir, pendapatan perseroan dari iuran pelanggan mengalami penurunan. Realisasi penagihan hanya tercatat sebesar 84 persen.

Ia mengatakan, selain suntikan modal dari pemerintah kabupaten, tagihan pelanggan merupakan salah satu sumber pendapatan paling besar. “Karena kami sampai kini masih belum ada unit usaha lain,” katanya.

Pos terkait