Pedagang Muaro Lasak Target ‘Sapu Bersih’, Satpol PP Padang Ternyata Pernah Ribut dengan Oknum Polisi

Kepala Satpol PP Kota Padang, Mursalim dan Kapolsek Padang Barat, AKP Gusdi saat memimpin rapat persiapan penertiban pedagang di Muaro Lasak. (Foto: Dok. Istimewa)
Kepala Satpol PP Kota Padang, Mursalim dan Kapolsek Padang Barat, AKP Gusdi saat memimpin rapat persiapan penertiban pedagang di Muaro Lasak. (Foto: Dok. Istimewa)

HALONUSA.COM – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang berencana ‘menyapu’ seluruh pedagang yang ada di kawasan Muaro Lasak, Kecamatan Padang Barat dalam waktu dekat.

Bahkan, secara tegas, Kepala Satpol PP Kota Padang menyebut bahwa pihaknya telah menargetkan 42 pedagang yang telah diberikan surat peringatan di kawasan tersebut.

Bacaan Lainnya

“Surat peringatan itu kami berikan untuk menciptakan kawasan Muaro Lasak menjadi lebih rapi, tertata, sehingga wisatawan merasa nyaman ketika berada di kawasan tersebut,” kata Mursalim beberapa waktu lalu.

Dirinya meminta kepada pedagang untuk mematuhi aturan yang ada untuk tidak berjualan di kawasan Muaro Lasak di luar jam yang telah ditentukan, yakni pukul 16.00 WIB hingga 00.00 WIB.

Pedagang juga diminta untuk tidak meninggalkan lapak di lokasi di luar jam yang telah ditentukan dan berjualan di atas batu grip.

Mereka juga diminta untuk menjaga kebersihan, ketertiban dan keamanan di lokasi berjualan.

“Jika kedapatan melanggar, Satpol PP Padang akan memberikan tindakan tegas,” ucap Mursalim.

Namun, di tengah perjuangan petugas Satpol PP Kota Padang menertibkan pedagang di Muaro Lasak, sejumlah perlawanan sempat muncul karena diduga terjadi miskomunikasi antar pihak terkait.

Beberapa waktu lalu, bahkan petugas sempat ditantang oleh oknum polisi yang belakangan diketahui bertugas di Polda Sumbar saat melakukan penertiban.

Video keributan berdurasi 1 menit 7 detik tersebut sempat tersebar di sejumlah grup percakapan WhatsApp.

Pos terkait