Pelaku Pembunuhan Bidan di Solok Dibekuk, Begini Kronologi Lengkapnya

Ilustrasi ditangkap polisi. (Foto: Dok. iStock)
Ilustrasi ditangkap polisi. (Foto: Dok. iStock)

HALONUSA.COM – Pelaku pembunuhan seorang bidan di daerah Muara Panas, Kabupaten Solok akhirnya dibekuk oleh tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Solok.

Pelaku yang diketahui berinisial RS (25) tersebut dibekuk pada 8 November 2022 lalu di kediaman orang tuanya di daerah Muaro Bungo, Provinsi Jambi.

Tersangka sempat melarikan diri seletah menghabisi nyawa DFG (25) seorang bidan yang merupakan mantan kekasih RS pada 2 November 2022 lalu.

Bacaan Lainnya

Kapolres Solok Kota AKBP Ahmad Fadilan mengatakan, dari pengakuannya pelaku, ia nekat menghabisi nyawa kekasihnya lantaran sakit hati diputuskan.

“Pelaku dan korban diketahui sudah menjalin hubungan lebih kurang 7 tahun. Belakangan keduanya menjalin hubungan jarak jauh karena pelaku bekerja di Kalimantan,” ujarnya, Kamis 10 November 2022.

Ia mengatakan, awalnya korban menyampaikan ke pelaku untuk memutuskan hubungan pada 20 Oktober 2022, dan tidak terjadi apa-apa.

“Kemudian, pada awal November, pelaku kemudian mengetahui korban sudah punya pacar baru saat melihat dari histori WhatsApp korban. Pelaku kemudian terpancing emosi,” katanya.

Usai mengetahui hal itu, pelaku keesokan harinya langsung berangkat dari Kalimantan ke Padang dengan pesawat.

“Pelaku yang merasa dendam sudah berniat untuk menghabisi nyawa korban. Sesampai di Solok, pelaku kemudian membeli sebilah pisau di pasar,” ujarnya.

Pelaku kemudian menemui korban di rumah sakit tempatnya bekerja sebagai bidan.

Pada malam hari, keduanya bertemu di Simpang Rumbio dan langsung menuju rumah orang tua korban di daerah Sawah Ampang, Nagari Muara Panas menggunakan sepeda motor milik teman pelaku.

“Sesampai di rumah korban, keduanya sempat mengobrol di ruang tamu. Kemudian terjadi keributan. Pelaku kemudian menusuk korban sebanyak empat kali. Korban sempat melawan sehingga menyebabkan dua luka lainnya di bagian lengan kanan dan kiri,” terang Kapolres.

Akibat tusukan pisau di perut, dada, punggung dan pinggang, korban kemudian meninggal di lokasi kejadian.

“Usai melampiaskan dendamnya, pelaku langsung melarikan diri dan membawa kabur handphone milik korban,” kata dia.

Pos terkait