Pelaku UMKM Berjumlah 64,2 Juta dan Serap 117 Juta Pekerja

Ilustrasi jual beli. (Foto: Dok. Pixabay)
Ilustrasi jual beli. (Foto: Dok. Pixabay)

Berdasarkan RPJMN 2020-2024 diharapkan jumlah wirausaha di Indonesia sebanyak 11,2 juta atau sebanyak 4 persen dari jumlah penduduk di Indonesia.

Pada tahun 2022 ini, angkanya baru sebesar 3,47 persen dan cukup jauh bila dibandingkan dengan jumlah wirausaha di negara ASEAN lainnya, misal di Singapura yang mencapai 8,76 persen dari jumlah penduduk.

Bacaan Lainnya

“Data-data di atas menunjukkan bahwa Indonesia cenderung membutuhkan peran inkubator untuk menjadi jembatan atau agregator pendamping bagi UMKM, calon wirausaha, dan wirausaha pemula dalam upaya mendukung pertumbuhan bisnis baru,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumbar, Nazwir, mengatakan, UMKM merupakan pejuang-pejuang kesejahteraan.

Nazwir mengatakan, jumlah UMKM di Sumbar sangat banyak, di mana hampir 90 persennya merupakan pelaku usaha mikro, sedangkan sisanya 10 persen lagi merupakan pelaku usaha kecil dan menengah serta pelaku usaha besar.

“Pelaku usaha mikro di Sumbar paling banyak dengan aset Rp2 miliar ke bawah,” katanya.

Nazwir mengeklaim bahwa Pemprov Sumbar mendorong pelaku usaha mikro untuk menjadi wirausaha tangguh.

“Pemerintah berupaya pada rentang tahun 2021-2026 mampu mewujudkan 100 ribu entrepreneur di Sumbar. Mereka identik dengan wirausaha tangguh,” kata Nazwir.

Seorang wirausaha tangguh, katanya, dalam melakukan usahanya akan penuh dengan inovasi dan kreativitas, sehingga mampu menghasilkan usaha yang mempunyai nilai tambah.

“Jika suatu usaha sudah mempunyai nilai tambah, maka dengan sendirinya akan mendatangkan keuntungan bagi pelakunya,” katanya.

Pos terkait