Pemerintah akan Naikkan Harga Pertalite dan LPG 3 Kilogram, Andre Rosiade Nilai tidak Tepat

Anggota Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade. (Foto: Dok. Istimewa)
Anggota Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade. (Foto: Dok. Istimewa)

HALONUSA.COM – Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Andre Rosiade menilai langkah pemerintah yang akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan gas LPG tiga kilogram tidak tepat.

Andre menyadari ada disparitas atau perbedaan yang cukup jauh antara harga BBM dan LPG subsidi saat ini dengan harga keekonomiannya.

Bacaan Lainnya

Meskipun demikian, dengan mempertimbangkan kondisi masyarakat, dia meminta Pemerintah tak menaikkan Pertalite dan gas tiga kilogram dalam waktu dekat ini.

“Tidak tepat kalau sekarang (menaikkan harga). Ini kan ekonomi baru bergerak, kasih masyarakat nafas dulu lah. Kasihan masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19,” ujar wakil rakyat asal Sumatera Barat (Sumbar) ini, Sabtu (16/4/2022).

Andre mengatakan saat ini masyarakat tengah menghadapi lonjakan harga bahan pokok menjelang hari raya Idul Fitri 1443 Hijriah.

Selain itu, harga Pertamax dan LPG 12 kilogram sudah naik cukup signifikan. Konsumsi BBM dan LPG juga diyakini akan meningkat kian dekat Lebaran.

Sehingga, katanya, tidak tepat jika pemerintah menaikkan Pertalite dan LPG 3 kg dalam waktu dekat ini.

“Harga kebutuhan pokok lagi naik dan sudah memberatkan masyarakat, masa Pemerintah mau menaikkan Pertalite dan gas melon juga. Setelah harga-harga kebutuhan pokok mulai turun, plus minyak goreng sudah sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET), mungkin baru pas dilakukan penyesuaian,” katanya.

Pos terkait