Pemilihan Pangkostrad, Panglima: Tidak Ada Gesekan

Panglima TNI, Andika Prakasa
Panglima TNI, Andika Prakasa

HALONSA.COM – Panglima TNI, Andika Prakasa menegaskan tidak ada perebutan maupun pergesekan dalam internal TNI Angkatan Darat selama proses penunjukkan jabatan Panglima Komando Jabatan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).

“Jadi kalau tarik menarik tidak ada, sama sekali tidak ada,” katanya, Jumat (14/1/2022).

Bacaan Lainnya

Kekosongan jabatan Pangkostrad terjadi setelah Jenderal Dudung Abdurachman dilantik menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) oleh Presiden Joko Widodo pada 17 November 2021 lalu.

Selain Pangkostrad, pihaknya juga berencana melakukan pengisian jabatan-jabatan yang masih kosong sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 66/2019 tentang Struktur Organisasi TNI.

Hanya saja, selama dua tahun aturan tersebut terbit, masih belum ada aturan turunan yang mengatur pengisian jabatan-jabatan baru itu.

Struktur yang disebut sebagai penambahan itu ialah 28 jabatan baru. Menurutnya, dari aturan tersebut, Wanjakti tengah mempersiapkan aturan di bawahnya.

“Jadi sampai dengan hari ini masih ada peratuan-peraturan turunan dari Perpres yang emang harus kami penuhi untuk mewujudkan beberapa organisasi baru ini, termasuk penambahan jabatan,” ujar dia.

Pendirian Komando Armada Republik Indonesia di bawah Angkatan Laut juga dilakukan. Struktur tersebut dikomandani oleh perwira bintang tiga, kemudian di bawahnya perwira bintang dua dan seterusnya.

“Ada total 14 jabatan perwira tinggi nanti di sana,” ungkapnya.

Kemudian akan dibentuk badan di Angkatan Udara bernama Komando Operasi Udara Nasional. Badan itu akan dikomandani oleh perwira bintang tiga dan 11 perwira tinggi lainnya.

Pos terkait