Pemkab Limapuluh Kota Fokus Pembenahan Pariwisata dan Pertanian Hingga di 2023

Musrembang-RKPD di Aula Kantor Bupati Limapuluh Kota, Kamis (24/03/2022).
Musrembang-RKPD di Aula Kantor Bupati Limapuluh Kota, Kamis (24/03/2022).

HALONUSA.COM – Optimalisasi pemanfaatan potensi ekonomi daerah yaitu dari sektor pertanian dan pariwisata, merupakan prioritas Rencana Pembangunan Kabupaten Limapuluh Kota di 2023, sebut Sekretaris Daerah Widya Putra.

Menyampaikan maklumat bupati pada Musrembang-RKPD di Aula Kantor Bupati Limapuluh Kota, Kamis (24/03/2022).

“Perencanaan pembangunan di tahun 2023 ini merupakan rancangan pembangunan tahun kedua, dalam RPJMD tahun 2021-2026,” ujar Widya Putra di depan peserta Musrembang RKPD Limapuluh Kota.

Bacaan Lainnya

Ia menerangkan, perlu perencanaan pembangunan lanjutan seperti infrastruktur untuk mendukung kepariwisataan dan pertanian.

“Termasuk pembenahan infrastruktur di Ibu Kota Kabupaten (IKK) Sarilamak,” katanya menambahkan.

Sekda Kabupaten Limapuluh Kota, Widya Putra menjelaskan perihal itu selaras untuk menyukseskan visi dan misi mewujudkan Limapuluh Kota Madani Beradat Berbudaya dalam Kerangka Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.

Perpanjangan tangan Bupati Limapuluh Kota itu juga mengharapkan jajaran pemkab agar menyusun prioritas perencanaan tahun 2023 dengan baik.

Mulai dengan pengembangan masyarakat Madani, pertanian dan perikanan menuju agribisnis. Pariwisata dan peningkatan ekonomi masyarakat.

Prioritas pembangunan ekonomi masyarakat, peningkatan Pembangunan IKK Sarilamak dan Peningkatan Pembangunan Infrastruktur Daerah.

Wakil Ketua DPRD Limapuluh Kota Wendi Candra menilai Musrembang RKPD 2023 Kabupaten Limapuluh Kota merupakan langkah untuk menyelaraskan rancangan RKPD.

Ini tentunya berbagai tahapan yang di dalamnya terjadi proses negosiasi, rekonsiliasi dan harmonisasi untuk mencapai konsensus bersama dalam pembangunan daerah.

‚ÄúPeran dari Musrembang meminimalisir ketidakpastian dan ketidakpuasan masyarakat. Meminimalisir aspirasi yang belum terpenuhi dan bahkan meminimalisir in-efisiensi penggunaan anggaran,” tutupnya. (*)

Pos terkait