Penanganan KST di Papua, DPR dan BNPT Beda Pendapat

Kelompok Sepaatis Papua (sumber foto Google Search)
Kelompok Sepaatis Papua (sumber foto Google Search)

HALONUSA.COM – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) akan melakukan pendekatan soft approach untuk mengatasi Kelompok Separatis Teroris (KST) di Papua dan Papua Barat.

Hal tersebut akan dilakukan kepada para teroris yang terus melakukan perlawanan kepada TNI dan Polri, serta mengancam masyarakat setempat.

“Papua telah disampaikan bapak Menkopolhukam, berbagai aksi kekerasan yang mengarah ke aksi terorisme, BNPT melakukan soft approach, bisa kita lakukan di 2 Papua ini,” kata Kepala BNPT, Boy Rafli Amar.

Bacaan Lainnya

Ia menegaskan, pihaknya tidak ingin radikalisasi yang dilakukan kelompok separatis tersebut pada akhir menggerus kesetiaan warga negara lainnya yang sudah setia dengan NKRI.

“kalau tidak dilakukan perawatan, masyarakat akan percaya dengan propaganda,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Desmon Mahesa menyatakan tindak tegas perlu dilakukan untuk menggertak kelompok separatis. Desmon menekankan, melindungi keamanan masyarakat menjadi prioritas BNPT

“Jaringan melakukan kejahatan, ini harus ada catatan secara hukum, kalau dia melakukan penindakan yang merugikan negara, yang bener bener teror merugikan negara, harus dihukum seadil adilnya, ini menjadi catatan, bagian dari jaringan teroris,” katanya.

Ia mengatakan, selain penindakan, program deradikalisasi juga harus ditingkatkan, agar pemahaman untuk cinta tanah air di bumi Papua dan Papua Barat semakin banyak diresapi oleh masyarakat setempat.

Pos terkait