Penduduk Miskin di Aceh Bertambah 16.000 Orang, Duduki Peringkat 5 di Indonesia

Ilustrasi penduduk miskin. (Foto: freepik.com)
Ilustrasi penduduk miskin. (Foto: freepik.com)

HALONUSA.COM – Jumlah penduduk miskin di Provinsi Aceh bertambah 16 ribu orang selama periode Maret 2021–September 2021. Hal itu menjadikan Aceh sebagai daerah termiskin peringkat lima di Indonesia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh pada bulan September 2021, jumlah penduduk miskin di Aceh sebanyak 850,26 ribu orang atau 15,53 persen.

Bacaan Lainnya

Bertambah sebanyak 16 ribu orang dibandingkan dengan penduduk miskin pada Maret 2021 yang jumlahnya 834,24 ribu orang atau 15,33 persen.

“Persentase penduduk miskin di Aceh naik dari 15,33 persen menjadi 15,53 persen,” kata Koordinator Fungsi Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, Dadan Supriadi, dalam keterangan pers secara virtual, Kamis (3/2/2022).

Kemudian Dadan menambahkan di daerah perdesaan naik 0,26 poin atau 17,78 persen menjadi 18,04 persen sedangkan di perkotaan, persentase penduduk miskin naik sebesar 0,12 poin atau 10,46 persen menjadi 10,58 persen.

Penyebabnya lanjut Dadan, komoditi makanan yang berpengaruh besar terhadap nilai garis kemiskinan di perkotaan relatif sama dengan di perdesaan, di antaranya adalah beras, rokok.

“Sedangkan untuk komoditi bukan makanan yang berpengaruh terhadap nilai garis kemiskinan adalah biaya perumahan, bensin, dan listrik,” katanya.

Pada periode Maret 2021– September 2021, Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) mengalami kenaikan dari 2,863 pada Maret 2021 menjadi 2,952 pada September 2021.

Sementara itu Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) juga mengalami kenaikan dari 0,749 pada Maret 2021 menjadi 0,813 pada September 2021.

Pos terkait