Penerbangan di Bandara Internasional Minangkabau Masih Normal Pasca Erupsi Gunung Marapi

Penerbangan di Bandara Internasional Minangkabau Masih Normal Pasca Erupsi Gunung Marapi
Ilustrasi: Pesawat Lion Air JT-145 yang kembali ke BIM karena mengalami kendala teknis

HALONUSA.COM - Penerbangan di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) masih normal pasca erupsi Gunung Marapi.

AirNav Indonesia menyebutkan, hingga saat ini tidak ada penerbangan yang terdampak dari erupsi gunung Marapi. Rute penerbangan masih berjalan normal terutama dari Padang, Medan, Pekanbaru dan Batam.

Secara keseluruhan dalam satu hari jumlah penerbangan di Bandara Internasional Minangkabau sebanyak 50 penerbangan, baik keberangkatan maupun kedatangan.

AirNav Indonesia Cabang Pembantu Padang, Adriawan Anugrah mengatakan, untuk ruang udara di wilayah Padang khususnya untuk saat ini tidak terpengaruh dari erupsi Marapi.

"Penerbangan berjalan dengan normal dan Airlines mendarat maupun berangkat di ruang udara Padang beroperasi dengan normal. Totali untuk ke movenya sekitar 50 penerbangan," katanya, Jumat, 8 Desember 2023.

Sementara itu, BMKG Bandara Internasional Minangkabau menyebut berdasarkan pantauan citra satelit arah abu vulkanik yang mencapai 3.000 hingga 5.000 meter bergerak ke arah barat dan timur sehingga tidak mengganggu aktivitas penerbangan.

"Dampak dari erupsi gunung abu terhadap kondisi penerbangan ataupun cuaca penerbangan memang kita selalu memantau. Bahkan di bandara juga kita melakukan observasi melalui pertest," kata Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG BIM, Yudha Nugraha.

NAmun untuk kondisi saat ini, kata Yudha, memang tidak belum terlalu mengganggu penerbangan karena pihaknya melihat juga dan memantau melalui satelit pola
persebaran dari arah abu vulkanik yang tingginya mencapai 3.000 sampai 5.000 m berdasarkan satelit bergerak ke arah Barat dan Timur.

"Jadi memang saat ini belum terpantau di Bandara Internasional Minangkabau, jadi aktivitas di Bandara Internasional Minangkabau saat ini masih dapat berlangsung secara normal," katanya. (*)

Berita Lainnya

Index