Penerima KIP Kuliah Merdeka di LLDIKTI Wilayah X Turun 19 Persen, Ini Penjelasannya

Kepala LLDIKTI Wilayah X, Afdalisma. (Foto: Dok. Istimewa)
Kepala LLDIKTI Wilayah X, Afdalisma. (Foto: Dok. Istimewa)

HALONUSA.COM – Jumlah penerima Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Merdeka di Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X (Sumbar, Riau, Kepri, Jambi) turun 19 persen.

Koordinator Akademik dan Kemahasiswaan Ely Susanti mengatakan, kuota KIP Kuliah Merdeka di LLDIKTI Wilayah X saat ini berjumlah 4.254. Jumlah ini turun dibandingkan tahun lalu sebesar 19 persen, yaitu 5.237 penerima.

Bacaan Lainnya

Dari jumlah tersebut, sebarannya dibagi sesuai kuota per akreditasi program studi (Prodi). Prodi dengan akreditasi A (unggul) mendapatkan 76, akreditasi B (Baik Sekali) sebesar 3.443, dan akreditasi C sebanyak 735.

“Calon penerima KIP Kuliah Merdeka merupakan keluarga dengan keterbatasan ekonomi yang dibuktikan dengan kepemilikan Kartu Indonesia Pintar (KIP),” katanya, Jumat (24/6/2022).

Kemudian, katanya, peserta Program Keluarga Harapan (PKH), atau keluarga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), atau mahasiswa dari panti sosial dan panti asuhan.

Penerima juga bisa berasal dari mahasiswa keluarga yang masuk pada Data Terpadu Kesejateraan Sosial (DTKS).

Namun, jika penerima tidak memenuhi salah satu dari kriteria tersebut, maka dapat tetap mendaftar KIP Kuliah Merdeka.

Mereka harus membuktikan dengan pendapatan kotor gabungan orang tua atau wali paling banyak Rp4 juta setiap bulannya atau pendapatan kotor orang tua atau wali dibagi jumlah anggota keluarga paling banyak 750 ribu.

Terkait besaran biaya hidup mahasiswa, Puslapdik Kemendikbudristek telah menetapkan perhitungan besaran indeks harga lokal pada masing-masing wilayah perguruan tinggi.

Pos terkait