Peningkatan Arus Mudik Lebaran di Sumbar, Kapolda: Rekayasa Arus Lalu Lintas Sifatnya Situasional

Kapolda Sumbar, Irjen Teddy Minahasa Putra. (Foto: Muhammad Aidil)
Kapolda Sumbar, Irjen Teddy Minahasa Putra. (Foto: Muhammad Aidil)

HALONUSA.COM – Sebanyak 4.592 personel gabungan dikerahkan dalam Operasi Ketupat Singgalang 2022 selama arus mudik dan lebaran di Sumatera Barat (Sumbar). Rekayasa arus lalu lintas (lalin) juga akan diterapkan

Kapolda Sumbar, Irjen Teddy Minahasa Putra mengatakan, jumlah tersebut terdiri dari Polri, TNI, dan unsur jajaran di masing-masing Pemerintah Daerah (Pemda).

Bacaan Lainnya

“Dalam lingkup provinsi yang sudah kami kerahkan kepada seluruh jajaran di Sumbar sebanyak 4.592 personel,” katanya, Jumat (22/4/2022).

“Pemda juga banyak perannya, mulai dari Damkar, Dinkes, dan Satpol PP semua dikerahkan, begitu juga Danrem (032/Wirabraja) mengerahkan 300 prajurit ke lapangan, yang standby lebih banyak lagi,” sambung Teddy.

Terkait prediksi pemudik yang masuk ke Sumbar mencapai 1,8 juta orang, pihaknya sudah menyiapkan antisipasi dan segala macam kerawanan.

Sedikitnya, kata Teddy, sebanyak 89 pos disiapkan dengan rincian, 1 pos terpadu, 54 pos pengamanan dan 34 pos pelayanan.

“Barangkali ada pemudik kendaraannya yang bermasalah, pecah ban, sakit, lelah dan sebagainya, ada kami siapkan derek, tim pengisi bahan bakar minyak (BBM), dan tim kesehatan,” ucapnya.

Berkaca kepada pengalaman, kata Teddy, peningkatan jumlah arus mudik biasanya terjadi pada H-2 hingga H-3 lebaran.

“Sesuatu yang sudah lama tak terjadi itu biasanya jika terjadi lagi akan terjadi kenaikan, semestinya begitu,” katanya.

Teddy juga tidak menampik bahwa pihaknya juga akan melakukan rekayasa lalu lintas di jalur arteri atau utama.

Pos terkait