Penipuan Bermodus Hewan Kurban di Bukittinggi, Pelaku Ternyata Teman Wali Kota Erman Safar

Ilustrasi sapi. (Foto: Dok. Pixabay)
Ilustrasi sapi. (Foto: Dok. Pixabay)

HALONUSA.COM – Polisi memburu keberadaan pelaku penipuan dengan modus hewan kurban di Kota Bukittinggi yang merugikan beberapa masjid dan musala di kawasan tersebut.

Belakangan diketahui, pelaku yang berinisial Aldi tersebut merupakan teman dari sang Wali Kota, Erman Safar.

Bacaan Lainnya

Bahkan, Erman Safar tak menampik bahwa pelaku pernah ditawari untuk membeli sapi dengannya, namun ditolak mentah-mentah olehnya.

“Saya pernah ditawari Sekda, namun karena ada pengalaman kurang baik, saya tolak mentah-mentah,” katanya dinukil dari laman Antara Sumbar, Senin (11/7/2022).

Erman Safar mengatakan, pelaku Aldi merupakan teman satu sekolah dengannya saat duduk di SMAN 5 Bukittinggi saat itu.

“Saya kenal dia sejak dari dulu, namun tak mau berurusan dengannya lagi,” ucapnya.

Terbaru, Musala Baitul Jannah, Kelurahan Campago Ipuah, Kecamatan Mandiangian Koto Selayan (MKS), Kota Bukittinggi menjadi salah satu korban penipuan Aldi.

Musala tersebut gagal melaksanakan kurban karena hewan yang sudah dipesan dan dibayar tak kunjung datang.

Ketua Panitia Kurban setempat, M Zadry mengatakan, pihaknya telah mencoba menghubungi Aldi beberapa kali melalui panggilan seluler, namun tak kunjung berhasil.

Zadry mengatakan, pihaknya sudah memesan lima ekor sapi dan satu kambing dan harus dikurbankan pihaknya.

Saat memesan ke Aldi, kata Zadry, pihaknya mematok biaya kurban satu peserta sebesar Rp2,8 juta per orang.

“Harga keseluruhannya Rp100 juta hasil kurban 36 warga kami dan itu sudah kami lunasi. Bahkan panitia sudah menyiapkan 350 kupon,” ungkapnya.

Pos terkait