PLTU Teluk Sirih Kebakaran Tanpa Dibantu Damkar Padang, Ini Alasannya

Ilustrasi kebakaran. (Foto: Dok. Pixabay)
Ilustrasi kebakaran. (Foto: Dok. Pixabay)

HALONUSA.COM – Kebakaran yang terjadi di PLTU Teluk Sirih pada Sabtu (8/1/2022) pagi tanpa melibatkan petugas dari Damkar Padang. Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Padang.

Kabid Operasi Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dinas Damkar Kota Padang, Sutan Hendra pun angkat bicara.

Bacaan Lainnya

“Tidak ada laporan kebakaran masuk ke kantor (Damkar Padang),” katanya via pesan WhatsApp.

Sementara itu, Camat Bungus Teluk Kabung, Harnoldi mengatakan, pihaknya sudah menawarkan ke pihak PLTU Teluk Sirih agar bisa dibantu oleh petugas dari Damkar Padang.

“Namun mereka mengatakan masih bisa memadamkan karena punya hydrant dan mobil pemadam sendiri,” katanya.

Dalam kejadian itu, kata Harnoldi, salah seorang pekerja meninggal dunia.

Harnoldi mengatakan, korban bernama Firmansyah, 43 tahun, warga Teluk Kabung Tengah, Kota Padang.

Dari laporan yang diterima pihaknya, kebakaran terjadi di Belt Conveyor Area 78 Pembangkit Unit 1 PLTU Teluk Sirih.

“Bahan bakunya dari material batu bara yang kering dan mudah terbakar, ditambah cuaca panas, jadi api cepat tersulut,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Bungus Teluk Kabung, Kompol Zamzami belum merespons terkait kejadian kebakaran tersebut.

Terpisah, Humas PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumbar, Fefi Desmayeti belum bisa berkomentar terlalu banyak terkait penyebab kebakaran tersebut.

“Kami koordinasikan dahulu dengan unit terkait untuk informasi detilnya,” ucapnya. (*)

Pos terkait