PNS Terpapar Radikalisme, Menpan RB: Perlu Pembinaan

Ilustrasi ASN. (Foto: Dok. Net)
Ilustrasi ASN. (Foto: Dok. Net)

HALONUSA.COM – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) menyayangkan masih adanya ideologi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang tidak sejalan dengan Pancasila.

Untuk itu, Menpan RB, Tjahjo Kumolo meminta Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menjadi salah satu pelopor dalam pemberian materi pendidikan dan pelatihan bela negara untuk PNS.

Bacaan Lainnya

Selain itu, menurutnya, PNS sebagai komponen cadangan pertahanan negara juga harus memiliki Ideologi negara yang kuat dan pasti serta memiliki wawasan kebangsaan.

“Semoga, hubungan kita ke depan bersama Kementerian Pertahanan juga ini dapat dilaksanakan dengan baik”, katanya.

Ia mengaku prihatin dengan PNS saat ini yang masih banyak Ideologinya bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Bahkan telah terpapar radikalisme.

“Saya sangat sedih pak dan prihatin ternyata masih banyak yang tidak pro Pancasila, belakngan ini kami telah menangani beberapa kasus”, katanya.

Ia mengatakan, pelatihan tersebut akan dilakukan selama 1 pekan baik untuk PNS baru maupun bagi PNS pra jabatan atau bagi yang naik jabatan.

“Kuncinya satu ayitu memahamai Ideologi, saya ingin PNS itu lurus ke depan siapapun pemimpinnya”, tegasnya.

Ia juga berencana dalam momentum pendidikan dan pelatihan tersebut peserta akan diberikan asuransi dan uang saku.

“Kami menyatakan momentum ini sangat bagus, selama pelatihan akan diberikan asuransi dan uang saku”, tutupnya.

Pos terkait