Polisi Bongkar 9 Kasus Penyalahgunaan BBM dan Modus Operandi di Aceh

Sembilan kasus penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi atau bio solar April 2022 terungkap di Aceh. Ditreskrimsus Polda Aceh

HALONUSA.COM – Sembilan kasus penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi atau ilegal jenis bio solar selama April 2022 terungkap di Aceh. Kerja keras Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Aceh dan jajarannya tidak sia-sia selama melakukan proses penyelidikan.

Berbagai modus operandi para pelaku penyalahgunaan BBM bergerak di Aceh, hingga akhirnya tercium dan masuk penjara, kata Dirreskrimsus Polda Aceh Kombes Sony Sonjaya kepada Halonusa.com di Aceh, Sabtu (16/4/2022).

Bacaan Lainnya

Kasus pertama 6 April 2022, Satreskrim Polres Aceh Besar menangkap MF (23) beserta barang bukti. Berupa satu unit tangki fiber yang berisikan BBM jenis solar sebanyak 350 liter di Kabupaten Aceh Besar.

Kemudian, 13 April 2022, Ditreskrimsus Polda Aceh mengamankan dua pelaku, yaitu MH (30) dan SP (40) beserta satu unit mobil Toyota Innova Reborn modifikasi. Dengan kapasitas 400 liter dan sebuah tangki fiber di gudang berisi BBM ilegal 1.500 liter di Desa Lamgaboh, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar.

Pada tanggal yang sama, 13 April 2022, Satreskrim Polresta Banda Aceh juga mengamankan HM (43) dan NM (25) beserta barang bukti berupa satu unit dump truk merek Mitsubhisi dengan tangki modifikasi berkapasitas tiga ton. Sudah berisi 850 liter BBM solar bersubsidi di SPBU Simpang Dodik Lamteumen, Kecamatan Jaya Baru, Kota Banda Aceh.

“Selain itu juga ikut disita mesin pompa untuk memindahkan BBM ke dalam tangki dan uang tunai Rp36,4 juta,” terang Kombes Sony Sonjaya.

Pos terkait