Polisi Bongkar 9 Kasus Penyalahgunaan BBM dan Modus Operandi di Aceh

Sembilan kasus penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi atau bio solar April 2022 terungkap di Aceh. Ditreskrimsus Polda Aceh

Selanjutnya, sambung Sony, 14 April 2022, Satreskrim Polres Nagan Raya juga mengungkap empat kasus dengan TKP berbeda. Pertama di Desa Suka Raja, Kecamatan Darul Makmur, mereka mengamankan ES (42) beserta barang bukti berupa dua unit mobil jenis Panther, sepuluh drum ukuran 200 liter yang berisikan BBM jenis solar subsidi, tiga drum kosong, dan 13 jerigen kosong.

Kedua di Desa Suak Palembang Kecamatan Darul Makmur. Satreskrim Polres Nagan Raya mengamankan BD (58) beserta barang bukti berupa satu unit mobil pickup L-300, 15 jerigen berisikan BBM subsidi jenis solar, satu drum kosong, dan 10 jerigen kosong ukuran 34 liter.

Ketiga, di Desa Gunung Cut, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, juga diamankan MS (36) beserta satu unit mobil panther pickup, jerigen berisikan BBM subsidi jenis solar, dan 13 jerigen kosong.

Bacaan Lainnya

Terakhir, Satreskrim Polres Nagan Raya juga mengamankan AJ (48) beserta satu unit mobil Chevrolet warna hitam, tiga jerigen berisikan BBM subsidi jenis solar, dan 15 jerigen kosong, di Desa Gunung Cut, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten setempat.

“Rincian penanganannya adalah Ditreskrimsus 1 kasus, Aceh besar 1 kasus, Aceh Utara 1 kasus, Aceh Selatan 1 kasus, Nagan Raya 4 kasus, dan Polresta Banda Aceh 1 kasus. Seluruh perkara itu akan dilanjutkan ke penyidikan,” kata Sony.

Sony juga mengatakan, saat ini pihaknya telah membentuk satgas penindakan dan posko pengaduan baik di tingkat Polda maupun Polres agar penindakan bisa dilakukan serentak dan massif.

“Saat ini kita sudah membuka posko pengaduan. Bila ada yang melihat atau mengetahui adanya permainan yang menyebabkan kelangkaan BBM subsidi segera laporkan ke posko atau melalui nomor 081360606047,” terang Sony. (*)

Pos terkait