Polisi Denpasar Barat Selidiki Kasus Pengeroyokan di Cafe Mahendradata

Ilustrasi penganiayaan. (Foto: Dok. Jawa Pos)
Ilustrasi penganiayaan. (Foto: Dok. Jawa Pos)

HALONUSA.COM – Polisi di Denpasar Barat tengah melanjutkan kasus pengeroyokan di kafe Monjali Jalan Mahendradata, Denpasar, yang terjadi beberapa hari lalu.

Bahkan pada saat peristiwa Polsek Denpasar Bali, Kamis (11/11/2021) telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Bacaan Lainnya

Informasi dari kepolisian setempat jika pelaku pengeroyokan terhadap pengunjung di Cafe Monjali, Jalan Mahendradata, Denpasar merupakan kakak beradik, berinisial BT dan BT termasuk seorang lagi G dan sejumlah teman dekat dari mereka.

Adapun korban pengeroyokan di Cafe di Denpasar itu alami luka memar, An, 34 tahun.

Baca juga: Dorong Implementasi Industri 4.0, Layanan Telkomsel 5G di Kota Batam Diluncurkan

Kapolsek Denpasar Barat Kompol Doddy Monza mengatakan, penyidik kasus pengeroyokan sedang ditangani dengan melakukan penyelidikan.

“Kami sudah melakukan pemanggilan,” kata Kompol Doddy Monza.

Pemanggilan terhadap terduga pelaku pengeroyokan bersama-sama itu untuk mengetahui motif dari mereka.

Baca juga: Tekan Penyebaran Kasus Covid-19 di Denpasar, Dewa Rai: Gelar Yustisi Prokes dan Sosialisasi

“Kita tangani sesuai prosedur. (Kasus penganiayaan) sedang dilakukan penyelidikan,” terang Kompol Doddy Monza, Kapolsek Denpasar Barat, Minggu (13/11/2021).

Informasi beredar, kalau terduga pelaku penganiayaan dan pengeroyokan itu merupakan pemain musik.

Peristiwa penganiayaan terjadi saat korban bersama rekan-rekannya menghadiri acara live musik Gula Lempeng Band. (*)

Pos terkait