Polisi Sikat Pelaku Rudapaksa Anak di Bawah Umur, Mulai dari Mabuk Miras hingga Lari ke Kediri

Polisi Sikat Pelaku Rudapaksa Anak di Bawah Umur, Mulai dari Mabuk Miras hingga Lari ke Kediri
Ilustrasi rudapaksa. (Foto: Dok. Shutterstock)
HALONUSA.COM - Tim Gurita Polres Prambulih menangkap seorang pemuda setelah rudapaksa pacarnya yang masih di bawah umur.

Pemuda berinisal AS, 21 tahun merudapaksa teman perempuannya (pacar-red) yang masih di bawah umur.

Polisi pun memburu pemuda tersebut untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, dengan menangkap di rumahnya sekira pukul 22.30 WIB saat bersama dengan keluarga, Selasa (27/10/2021).

Menurut keterangan polisi, pemuda AS sebelum rudapaksa perempuan anak di bawah umur tersebut, ia merecokinya dulu dengan minuman keras (miras).

"Tim kemudian menangkap pelaku AS setelah menerima laporan ibu korban, yang mana anaknya LA telah mejadi korban pelecehan seksual dan rudapaksa, kata Kapolres Prambulih, AKBP Siswandi saat dikonfirmasi awak media, Rabu (28/10/2021).

Modus dari AS itu memberikan minuman beralkohol kepada korban setelah korban mabuk dan merasa pusing, pelaku mengajak ke dalam kamar dan selanjutnya merudapaksa korban LA.

Peristiwa itu terjadi Minggu (19/9/2021) dan pelaku sekarang di sel Mapolres Prambulih untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum.


Kasus rudapaksa juga terjadi di Kabupaten Solok, Sumatera Barat hingga polisi memburu dan menangkap pelaku berinisial AR, 48 tahun
di Kota Kediri Jawa Timur.

Pelarian pelaku terendus setelah adanya laporan, bahwa pelaku yang merupakan ayah kandung merudapaksa anaknya yang masih di bawah umur.

"Ya benar pelaku kami tangkap di Kota Kediri, setelah adanya laporan masuk terkait kasus pelecehan anak di bawah umur," kata Kasat Reskrim Polres Solok, Iptu Rifki Yudha Ersanda kepada Halonusa.com, Kamis (28/10/2021).

Kasus pelecehan anak di bawah umur sudah lama sejak 2020 dengan laporan LP/83/IV/2020/SPKT Polres Solok tanggal 20 April 2020.

"Kami menangkapnya Senin (25/10/2021) dan korban pelecehan anak di bawah umur itu merupakan anak kandungnya sendiri,” ujar Kasat Reskrim Polres Solok, Rifki Yudha Ersanda.

Rudapaksa dalam Kamus Besar Bahasa (KBBI) ketiga, 2001 yakni, 'paksa; perkosa' secara istilah pengertian di KBBI daring. Sementara pada edisi KBBI pertama, 1998, rudapaksa yakni, kata nomina dan didefinisikan sebagai arti kata ‘perbuatan yang dilakukan dengan paksa’.

Adapun pada edisi KBBI edisi Kedua, 1991 berubah menjadi 'kekejaman; kekerasan' yang dengan etimologi atas bahasa Jawab. (*)

Berita Lainnya

Index