Putuskan Aliran Listrik di Bibir Pantai Padang, PLN Ngaku Sulit Tertibkan Biro Liar

Pemutusan aliran listrik di sepanjanh bibir Pantai Padang. (Foto: Dok. Istimewa)
Pemutusan aliran listrik di sepanjanh bibir Pantai Padang. (Foto: Dok. Istimewa)

HALONUSA.COM – Tim gabungan dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) memutuskan aliran listrik yang berada di sejumlah titik Pantai Padang, Jumat (13/5/2022) sore.

Perwakilan Manajer ULP Belanti dan UP3 Padang (Transaksi Energi), Adib mengaku bahwa pihaknya tak bisa mengontrol orang yang menjadi biro pemasangan listrik.

Bacaan Lainnya

Pasalnya, katanya, Hasil temuan petugas di lapangan, meteran listrik yang dicabut itu tidak dilakukan di lokasi persil asalnya.

“Jadi kami lakukan pemutusan di delapan titik, penertiban sesuai dengan instruksi dari hasil rapat bersama pihak terkait,” kata Adib kepada Halonusa.com.

Adib mengatakan, pemakaian listrik itu tidak sesuai dengan persil yang ada atau tidak sesuai dengan surat perjanjian jual beli listrik.

“Kalau pemasangan (sambungan listrik), kebanyakan dari biro liar, itu di luar biro resmi PLN, kami kalau tahu pasti kami larang,” ucapnya.

“Kalau biro liar, untuk mengontrol orang untuk menjadi biro susah, mungkin sesuai dengan yang kami jelaskan tadi, kerjasama dengan berbagai pihak itu diperlukan,” katanya.

Meski demikian, PLN mengaku tak merugi meski sambungan listrik yang berada di bibir Pantai Padang diklaim dilakukan biro liar dan tak resmi.

Untuk mencegah hal serupa, PLN juga mengaku menggandeng Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan instansi terkait dengan berpatroli secara keliling.

Selain itu, sanksi yang sesuai dengan aturan berlaku di PLN juga diterapkan seperti pemutusan, melayangkan surat berita acara pelanggaran, penyelesaian di kantor.

Pos terkait