Ratusan Warga Dievakuasi ke Musala, Akibat Banjir Rahul Tapan Pesisir Selatan

  • Whatsapp
Banjir merendam rumah warga di Kecamatan Ramah Ampek Hulu Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Minggu (16/5/2021). | Int/Halonusa
Banjir merendam rumah warga di Kecamatan Ramah Ampek Hulu Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Minggu (16/5/2021). | Int/Halonusa

HALONUSA.COM – Sebanyak 800 kepala keluarga (KK) yang bermukim di Nagari Kampung Tangah dan Nagari Binjai, Kecamatan Ranah Ampek Hulu (Rahul) Tapan terdampak dari luapan sungai Batang Tapan.

Aldasman (35) warga Nagari Binjai berharap pemerintah memperhatikan daerahnya. Sebab, peristiwa banjir ini tidak hanya kali pertama terjadi.

“Kami berharap ada normalisasi sungai dan pembangunan tanggul,” harap Aldasman.

Baca juga: Rahul Tapan Lagi-Lagi Diserang Banjir

Sementara itu Camat Ranah Ampek Hulu Tapan, Mar Alamsyah mengatakan, sebagian warga terdampak di dua nagari di Kecamatan Ranah Ampek Hulu (Rahul) Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat dievakuasi, Minggu (16/5/2021).

Tuturnya, akibat dampak banjir itu merendam rumah warga maupun fasilitas umum.

Mar Alamsyah menambahkan, masyarakat terdampak banjir dievakuasi ke Musala Musala Jami’al Makmur di Nagari Kampung Tangah.

Baca juga: Profil Nagari Binjai Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat

“Warga tersebut merupakan rumah mereka yang terendam banjir, kami pun mencari lokasi alternatif dan aman dan memilih musala,” ungkapnya.

Lokasi banjir tersebut merupakan titik temu aliran empat sungai dari arah hulu. (*)

Pos terkait