Reaksi Ketua DPRD Kabupaten Solok soal Wakilnya Ditangkap Kasus Narkoba: Kita Proses!

Reaksi Ketua DPRD Kabupaten Solok soal Wakilnya Ditangkap Kasus Narkoba: Kita Proses!
Ketua DPRD Kabupaten Solok, Dodi Hendra
HALONUSA.COM - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Solok, Dodi Hendra nyatakan bahwa pihaknya akan memproses wakil ketua yang terjerat kasus narkoba.

"Kalau untuk penangkapan tersebut saya baru dapat kabar dan saat ini saya masih mendampingi BPK RI yang kunjungan ke Kabupaten Solok. Setelah ini saya akan lihat ke Polres," katanya saat dihubungi Halonusa.com, Selasa 10 Januari 2022.

Ia mengatakan, bahwa pihaknya akan memastikan terlebih dahulu terkait informasi penangkapan yang dilakukan oleh Polres Solok Kota tersebut.

"Nanti kami pastikan terlebih dahulu, apakah benar yang bersangkutan terjerat narkoba atau tidaknya. Kalau sudah pasti, nanti akan kita lakukan prosesnya," katanya.

Menurutnya, untuk kasus narkoba tersebut, pihaknya tidak akan memberikan toleransi. Karena menurutnya permasalahan narkoba harus diberantas hingga akar-akarnya.

"Nanti kita akan proses sesuai dengan regulasi yang ada," lanjutnya.

Menurutnya, untuk kasus narkoba tersebut pihaknya akan menyerahkan proses Pergantian Antar Waktu (PAW) atau pemecatan kepada partai.

"Kami menyerahkan seluruhnya kepada partai untuk proses lainnya. Yang akan kami proses di DPRD adalah tentang etiknya," lanjutnya.

Sebelumnya, seorang Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok diamankan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Solok Kota, Selasa 10 Januari 2022.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok yang berinisial LE (30) tersebut diduga menyimpan dan menggunakan narkoba jenis sabu-sabu.

"Ya, tadi malam kami amankan pukul 00.15 WIB di Jorong Pasa Usang, Nagari Cupak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok," kata Kapolres Solok Kota, Kapolres Solok AKBP Apri Wibowo melalui Kasat Narkoba Polres Solok Iptu Oon Kurnia.

Ia mengatakan bahwa penangkapan tersebut berawal dari adanya laporan masyarakat yang menyatakan bahwa inisial LE tersebut merupakan pengguna narkoba.

"Setelah mendapatkan informasi tersebut, kami langsung melakukan penyelidikan terkait informasi itu," katanya.

Setelah melakukan penyelidikan, pihaknya memastikan bahwa pelaku memang benar menyimpan narkoba jenis sabu-sabu.

"Tim langsung mencari tahu keberadaan pelaku yang saat itu sedang berada di Jalan Raya di lokasi tersebut," lanjutnya.

Ia mengatakan, saat diamankan, awalnya pelaku tidak mengakui perbuatannya dan petugas langsung melakukan penggeledahan.

"Saat kami lakukan penggeledahan, kami menemukan barang bukti berupa satu paket diduga narkotika jenis sabu yang dibungkus dengan plastik warna bening," lanjutnya.

Setelah tim mendapatkan barang bukti tersebut, pelaku tidak bisa mengelak lagi dan mengakui perbuatannya.

"Kami juga mengamankan barang bukti lain berupa satu unit handphone merek iPhone warna hitam dan unit mobil merk Honda Civic warna abu-abu dengan nomor polisi BA 1735 HE," katanya.

Ia mengatakan, pelaku akan diancam dengan pasal 112, Jo 114, Jo 127 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara. (*)

Berita Lainnya

Index