Rescuer Dituntut Paham Teknik Pertolongan di Bawah Air

Simulasi penyelamatan di bawah air. (Foto: Dok. Basarnas)
Simulasi penyelamatan di bawah air. (Foto: Dok. Basarnas)

HALONUSA.COM – Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik mengatakan, rescuer atau penyelamat dituntut harus menguasai dan paham teknik pertolongan di bawah air.

Abdul Malik mengatakan, seorang rescuer harus rutin dilatih dan memahami teknik penyelamatan di bawah air.

Bacaan Lainnya

“Teknik penyelaman dan pertolongan di bawah air itu perlu dipahami sehingga rescuer dan awak buah kapal (ABK) mampu memberikan pelayanan kemanusiaan yang prima dan optimal kepada masyarakat,” katanya, Rabu (27/7/2022).

Agar berjalan sesuai dengan yang diharapkan, Kantor SAR Padang menggandeng instruktur dari Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) sebagai penyedia pelatihan yang sudah tersertifikasi dan berkompeten di bidangnya.

Pelatihan teknik pencarian dan pertolongan di bawah air ini dibekali dengan materi Pengenalan Akademik Penyelaman (PAP), Latihan Keterampilan Kolam (LKK), dan Latihan Perairan Terbuka (LPT).

“Kegiatan itu telah kami laksanakan sejak Senin hingga Rabu (23-26/7/2022) lalu di Pulau Pasumpahan. Kami melibatkan empat ABK KN SAR Yudhistira dan juga diikuti empat rescuer dari Kantor SAR Mentawai,” tutur Abdul Malik. (*)

Pos terkait