Sejarah Cagar Budaya Kompleks Makam Sultan Perhimpunan Alam di Kabupaten Pesisir Selatan

Sejarah Cagar Budaya Kompleks Makam Sultan Perhimpunan Alam di Kabupaten Pesisir Selatan
Sejarah Cagar Budaya Kompleks Makam Sultan Perhimpunan Alam di Kabupaten Pesisir Selatan (FOTO: BPCB Sumbar)|Sejarah Cagar Budaya Kompleks Makam Sultan Perhimpunan Alam di Kabupaten Pesisir Selatan (FOTO: BPCB Sumbar)
HALONUSA.COM  - Kompleks Makam Sultan Perhimpunan Alam menjadi salah satu cagar budaya tidak bergerak yang ada di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat (Sumbar).

Kompleks Makam Sultan Perhimpunan Alam tercatat sebagai cagar budaya di Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Sumbar dengan nomor inventaris 06/BCB-TB/A/14/2007.

Lokasi Kompleks Makam Sultan Perhimpunan Alam ini tepatnya berada di Jalan Bukit Manda, Dusun Jorong Duku Selatan, Desa/Kelurahan Nagari Duku, Kecamatan Koto XI Tarusan.

Secara astronomis, cagar budaya ini berada di titik: S 1° 12' 44.726"E 100° 29' 40.913".

Sedangkan secara geografis, situs cagar budaya Kompleks Makam Sultan Perhimpunan Alam, terletak di dalam bentang alam dataran rendah dengan elevasi 365 Mdpl.

Kompleks Makam Sultan Perhimpunan Alam ini memiliki luas lahan 50 meter x 40 meter (2.000 meter2).

Akses menuju lokasi makam, dari jalan Lintas Padang-Painan, Masjid Nurul Huda dapat dilanjutkan dengan kendaraan roda dua atau empat.

Karena lokasi objek berada di sebuah bukit Bukit yang dikelilingi oleh persawahan.

Untuk sampai ke lokasi makam harus berjalan, menapaki pematang sawah dan mendaki bukit sekitar 200 m dari tempat pemberhentian kendaraan.

Pemilik Kompleks Makam Sultan Perhimpunan Alam adalah Milik keluarga Sultan baharuddin Perhimpunan Alam dan dikelola oleh Milik keluarga Sultan baharuddin Perhimpunan Alam.

Sejarah atau Historis

Sultan ini merupakan salah satu Raja Kerajaan Salido yang berada di bawah kekuasaan dan beafiliasi ke Kerajaan Sungai Pagu yang ada di Kabupaten Solok Selatan sekarang.

Kompleks Makam Ini sekarang berada di bawah kepemilikan dari Suku Caniago, dan yang diberi tanggung jawab untuk merawatnya adalah Sultan Baharuddin Perhimpunan Alam yang merupakan Keturunan Ke - 14 dari Keluarga Raja Kerajaan Salido.

Menurut pendapat dari Wali Nagari Duku Selatan Makam Sultan Baharudin Perhimpunan Alam ini berada dibelakang Masjid Huda Jorong Duku Selatan, sedangkan Makam yang berada didaerah perbukitan adalah makam perhimpunannya.

Sultan Perhimpunan Alam ini memiliki 5 orang anak yang bernama, Maradiye, Imam Tantu, Sari Bungo, Bungo Sari dan Sari Suto, dan istri yang bernama Anak Duku.

Deskripsi Arkeologis

Dari hasil oberservasi yang dilakukan, pada bagian atas bukit terdapat makam-makam yang sudah bercampur dengan makam baru.

Namun, makam Kuna (Makam Perhimpunan Alam) jelas terlihat pada nisan yang dipasangkan pada makam.

Dari hasi observasi setidaknya terdapat 8 makam kuna dengan bahan dan jenis nisan yang sama.

Jumlah tersebut mungkin lebih dari 8 makam, karena hanya 8 makam yang berhasil terobservasi, selain itu, terdapat pula beberapa makam-makam baru yang disekelilingi makam kuna.



Makam-makam baru tersebut merupakan makam masyarakat dari 3 suku/kaum yaitu Suku Tanjung, Suku Jambak, Suku Caniago.

Makam yang berada di atas bukit ini merupakan kerabat (perhimpunan) dari Raja Kerajaan Salido.

Salah satu diantaranya yang bermakam di lokasi ini adalah makam Sultan Sidinarno Gurnam yang meninggal tahun 1590.

Makam-makam kuna yang berada di kompleks makam ini tidak memiliki jirat, orientasi makam BL-Tenggara, dengan panjang makam mulai dari 1 m, 1,3 m, 1,5 m , 1,75 m.

[caption id="attachment_20930" align="aligncenter" width="600"]Sejarah Cagar Budaya Kompleks Makam Sultan Perhimpunan Alam di Kabupaten Pesisir Selatan (FOTO: BPCB Sumbar) Sejarah Cagar Budaya Kompleks Makam Sultan Perhimpunan Alam di Kabupaten Pesisir Selatan (FOTO: BPCB Sumbar)[/caption]

Nisan pada kompleks makam ini terbuat dari batu andesit menyerupai balok, dengan tinggi, lebar dan tebal yang bervariasi.

Tinggi nisan bervariasi mulia dari 40 cm, 50 cm, 55 cm, 65 cm hingga 90 cm, lebar nisan juga bervariasi mulai dari 10 cm, 11 cm, 12 cm, 14 cm, 16 cm hingga 20 cm, sedangkan tebal nisan mulai dari 10 cm, 12 cm, 14 cm, hingga 16 cm.

Tinggi nisan-nisan makam pada kompleks makam ini berkisar antara 0,5 s.d 1,5 meter.

Salah satu makam ada yang nisannya berpasangan, berukuran tinggi 158 cm (nisan sisi Utara) dan tinggi 148 cm (nisan sisi Selatan) makam-makam pada kompleks makam ini berorientasi Utara Selatan.

Fungsi

Fungsi lama : Pemakaman Fungsi sekarang : pemakaman

Sumber: BPCB Sumbar

Berita Lainnya

Index