Sejarah Cagar Budaya Makam Tuangku Badaruddin di Kota Pariaman

Sejarah Cagar Budaya Makam Tuangku Badaruddin di Kota Pariaman
Cagar Budaya Makam Tuangku Badaruddin di Kota Pariaman
SEMANGAT DATA - Makam Tuangku Badaruddin menjadi salah satu cagar budaya tidak bergerak yang ada di Kota Pariaman, Sumatra Barat (Sumbar).

Makam Tuangku Badaruddin tercatat sebagai cagar budaya di Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Sumbar dengan nomor inventaris 11/BCB-TB/A/07/2007.

Lokasi Makam Tuangku Badaruddin ini tepatnya berada di Puti Bungsu, Dusun Padang Tampaik, Desa Marunggi, Pariaman Selatan, Kota Pariaman.

Secara astronomis, cagar budaya ini berada di titik: S0° 39' 3.867"dan E100° 9' 27.363".

Baca: Sejarah Cagar Budaya Masjid Raya Badano di Kota Pariaman

Sedangkan secara geografis, situs cagar budaya Makam Tuangku Badaruddin berada di ketinggan 15 mdpl dengan bentang lahan datar.

Makam Tuangku Badaruddin ini memiliki lebar 5,80 m persegi, panjang  5,80 m persegi, di lahan 60 m x 184 m.

Makam Tuangku Badaruddin dapat diakses menggunakan kendaraan roda 4 dan 2.

Makam Tuangku Badaruddin berada di tanah wakaf, dan dikelola oleh Desa Marunggi.

Baca: Sejarah Cagar Budaya Stasiun Kereta Api Naras di Kota Pariaman

Sejarah atau Historis

Syekh Badaruddin adalah tokoh Islam dari Aceh yang merupakan penyebar agama Islam yang pertama didaerah Marunggi. Beliau adalah murid dari Syekh Burhanuddin.

Deskripsi Arkeologis

Makam Tuangku Badaruddin terdapat di kompleks pemakaman umum. Makam berada tepat di bagian tengah areal, persisnya di dekat pohon besar.

Makam berukuran panjang 3,7 m x 1,3 m. Jirat pada makam terdiri dari susunan batu alam berbentuk persegi panjang.

Sedangkan nisan makam (dalam jirat ini) terdapat 4 buah yang terbuat dari bahan batu alam non artificial dengan ukuran:

Sisi utara:
1. Tinggi 35 cm, diameter 10 cm.
2. Tinggi 30 cm dan diameter 10 cm.

Sisi Selatan:
1. Tinggi 30 cm dan diemeter 10 cm.
2. Tinggi 30 cm dan diameter 10 cm.

Baca: Sejarah Cagar Budaya Masjid Raya Padusunan di Kota Pariaman

Pada kompleks makam ini juga terdapat 9 makam lainnya. Sedangkan makam Badaruddin berada di tengah diapit oleh makam-makam yang lain.

Menurut masyarakat setempat makam tersebut diperkirakan makam para murid beliau.

Makam ini tidak memakai jirat hanya meninggikan tanah di sekitarnya dan diberi nisan pada bagian kaki dan kepala. Nisan terbuat dari batu biasa  yang berupa menhir.

Fungsi

Fungsinya saat ini hanya sebagai makam.

Sumber: BPCB Sumbar

Berita Lainnya

Index