SEKOCI: Memupuk dan Upaya Regenerasi Koreografer Sumbar

  • Whatsapp
Koreografer dan Komposer bersama Board (penggagas) dan Panitia Festival MenTARI 2021
Koreografer dan Komposer bersama Board (penggagas) dan Panitia Festival MenTARI 2021

KEHIDUPAN seni merupakan sebuah wacana, yang mana ketika seni itu dapat dikatakan hidup, tumbuh dan berkembang apabila dibangun oleh beberapa unsur yang saling memberi dampak terhadap kehidupan seni itu sendiri.

Adapun beberapa unsur yang dimaksud yaitu dengan adanya peran pelaku seni dan pemerhati seni. Pelaku seni dapat diartikan sebagai orang-orang yang bergerak sebagai pegiat seni.

Sedangkan untuk pemerhati seni dimaksud adalah orang-orang yang memiliki kemampuan untuk memberikan dorongan sekaligus stimulus, termasuk kepada pegiat seni agar senantiasa bergerak dalam dunia kesenian sebagai bagian dari unsur kebudayaan untuk melahirkan karya-karya serta generasi-generasi baru yang nantinya dapat mengusung identitas kebudayaan dan dapat dipandang oleh kebudayaan lain pun di dunia ini.

Tidak dapat dipungkiri bahwa kehidupan seni berjalan seiring ruang dan waktu. Perkembangan dan pertumbuhan seni, khususnya tari di Indonesia turut dipengaruhi oleh koreografer-koreografer yang berasal dari kebudayaan Minangkabau yang terbentang dalam geografis wilayah Sumatera Barat.

10 Koreografer Muda Sumatera Barat 2021.
10 Koreografer Muda Sumatera Barat 2021.

Baca juga: Alumni UNP Terpilih sebagai Sekjend IGVI 2021-2026

Sejak masa Hurijah Adam, Sofyani Yusaf Rahman, Gusmiati Suid, hingga awal dekade 2000-an muncul nama-nama yang membanggakan Sumatera Barat.

Di antara koreografer-koreografer yang dapat dikenal baik pada nasional maupun internasional yaitunya seperti; Indra Yuda, Susas Loravianti, Joni Andra, Herlinda Mansyur, Ali Sukri dan Hartati.

Pos terkait