Siapakah Ketua PPP Sumbar? Mampukah Menarik Anak Muda Menangkan Pemilu 2024

  • Whatsapp

Sebelum dan sesudah bulan suci Ramadan dan Idulfitri bulan Mei di 2021 Masehi ini, sudah ramai publik membicarakan sejumlah nama tokoh menjelang Musyawarah Wilayah (Muswil) pemilihan ketua Dewan Pengurus Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW-PPP) Sumatera Barat (Sumbar).

Tidak hanya di kalangan anak muda, kalangan jurnalis sebagian juga membicarakan calon-calon ketua yang nantinya cukup andil membesarkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hingga masa baktinya. Ini tentu ada satu hal yang tidak aneh, tapi kenapa mereka membincangkan hal itu.

Nyaris, sampai saat ini masih penuh tanda tanya?

Saya pun mencatat nama-nama calon yang bakal maju sebagai Ketua PPP Sumatera Barat (Sumbar). Bahkan nama mereka pun tidak asing didengar, walau tidak sebegitu dekat dengan para tokoh hebat yang memajukan partai berlambang Ka ‘bah itu.

Catatan pertama saya itu mengapung nama legislator yang terpilih duduk mewakili rakyat di DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sebut saja H. M. Syafril Huda, Sawal, H. Daswippetra, SE, M. Si Dt Manjinjiang Alam dan Imral Adenansi, SH, MH. Tidak hanya itu saja, tokoh-tokoh partai yang dekat dengan PPP pun membicarakan Iradatillah, kini menjabat sebagai Wakil Bupati Sijunjung terpilih pada Pilkada 2020 lalu, ia diusung empat partai termasuk Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Ada pula nama Fetris Oktri Hardi mantan anggota DPRD Provinsi, DPRD Pasaman dan Pasaman Barat, nyaris terhitung pula nama para senior sebut saja DR. Syukriadi Syukur,M.PD, Muhammad Iqbal SE, M.Com anggota DPR RI tiga periode dapil SumBar 2.

Bahkan dari kalangan anak muda sebut saja Nikki Lauda Hariyona, saudara kandung dari Erick Hariyona . Yang keduanya putra kandung dari H. Hariadi, B.E, dikabarkan masuk dalam bursa calon ketua DPW PPP Sumbar.

Nikki dan Erick sosok yang kental dalam lingkaran generasi milenial dan masyarakat di Sumbar. Nah, lebih menariknya lagi nama H. Hariadi B.E, Ketua DPW PPP Sumbar petahana aliasĀ incumbentĀ  selenting terdengar bila beliau juga akan ikut mencalonkan diri sebagai Ketua DPW PPP Sumbar.

Adapun nama Maidestal Hari Mahesa atau Esa acap orang-orang memanggilnya juga mengapung ke permukaan. Tokoh satu ini juga mentereng di tengah masyarakat, bahkan politisi muda ini telah tiga periode mengemban sebagai legislator di DPRD Kota Padang, kemudian sebagai Ketua DPC PPP Padang termasuk Wakil Ketua Kadin (Kamar Dagang Indonesia) Padang.

Tidak kalah menariknya, nama Rizki Kurniawan Nakasri juga dikabarkan bakal bergabung. Tokoh muda ini sekarang sedang berusaha membangun Kabupaten Limapuluh Kota setelah menang Pilkada 2020 silam dan kini ia telah didaulat sebagai Wakil Bupati Limapuluh Kota.

Tidak ketinggalan Erwin Yunaz, Wakil Wali Kota Payakumbuh. Adapun Fauzi Bahar dan Nofi Chandra yang pada Pilkada lalu diusung PPP, bahkan tidak ketinggalan Fadly Amran kini Walikota Padang Panjang.

Nama-nama mereka hangat-hangatnya di Kota Padang diperbincangkan, akankah keduanya akan masuk ke PPP, tentu ini yang masih jadi pertanyaan. Sementara itu Audy Joinaldy, Wakil Gubernur Sumatera Barat apakah akan turun gunung pula dalam musyawarah yang digelar PPP ini nantinya?

Kabarnya Musyawarah Wilayah (Muswil) akan digelar pada 24-25 Mei 2021, musyawarah akan membahas laporan pertanggung jawaban pengurus yang akan berakhir, membuat rekomendasi dan program serta menyusun kepengurusan untuk periode berikutnya dengan menggunakan sistem formatur.

Dalam formatur itu berjumlah tujuh orang, terdiri satu dari pengurus DPW PPP dan lima dari utusan DPC kabupaten/kota, serta satu yang ditunjuk langsung DPP. Nah, masing-masing dari mereka bertugas memilih ketua dan menyusun struktur kepengurusan DPW PPP Sumbar periode berikutnya.

Membesarkan partai tidak sembarang tentunya, partai tidak hanya sekadar dipanasin bak kendaraan yang hendak berpergian. Namun perlu nakhoda yang jelimet, perlu logistik dan juga perlu jaringan kuat bahkan mampu mengakomodir anggota dan mampu duduk berdampingan dengan partai politik lainnya untuk memecahkan persoalan bangsa dan isi perut rakyat.

Muswil tidak hanya perkara memilih keidealan seorang pemimpin, melainkan ada integritas pengiring di dalamnya. Bahkan Pilkada 2024 tidak akan lama lagi dijelang dan masing-masing partai membutuhkan amunisi, sumber daya manusia agar mesin partai tetap menyala.

Mungkinkah tokoh muda akan menjadi pemimpin selanjutnya PPP di Sumatera Barat? semoga hal ini tidak terbantahkan. Apalagi secara nyata lecut tangan dari tokoh pemuda yang telah mengisi sejumlah jabatan eksekutif dan legislatif telah terlihat.

Secara terang-terangan pun sama-sama diketahui bila pada pemilihan legislatif (Pileg 2019), PPP hanya memperoleh empat kursi di DPRD Sumbar yang sebelumnya kokoh di delapan kursi, kemudian satu kursi untuk DPR RI yang sebelumnya dua kursi, ditambah dengan keadaan di kabupaten dan kota di Sumatera Barat.

Atau memang ada kemungkinan saat jelang Pemilu dan Pilpres masih direcoki perseteruan internal alias dualisme, hingga fitnah secara bergelombang menghantam pertahanan PPP. Bahkan nyaris ‘Prabowo Efek’ turut mengganggu stabilitas kerja dan pengurus, sehingga tidak maksimal.

Siapakah Ketua PPP Sumbar terpilih nanti? Apalah bisa membuat formulasi supaya mendapat dukungan dan tidak ditinggalkan khususnya kaum milenial? Ini merupakan tantangan bagi PPP terutama di Sumatera Barat dalam mempersiapkan Pemilu 2024. (tan)

Pos terkait