Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Padang Segera Digelar, Ini Perjalanan Kasusnya

Ketua Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang, Budi Sastera. (Foto: Dok. Istimewa)
Ketua Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang, Budi Sastera. (Foto: Dok. Istimewa)

HALONUSA.COM – Sidang perdana kasus dugaan korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Padang segera digelar.

Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang, Budi Sastera, Rabu (22/6/2022).

Bacaan Lainnya

“Senin (27/6/2022) mendatang, berkas kasus akan kami limpahkan ke Pengadilan,” kata Budi.

Budi mengatakan, tim JPU saat ini tengah melakukan penyempurnaan surat dakwaan.

Berkas perkara ketiga tersangka diproses secara terpisah. Untuk tersangka AS satu berkas, sementara tersangka D dan N masing-masing satu berkas.

“Tujuan (dipisah) untuk penguatan saat sidang nanti karena perannya beda-beda, namun mereka melakukan bersama-sama,” ungkapnya.

Sebelumnya, penyelidikan kasus tersebut telah dimulai pada 16 September 2021 usai Kejari Padang menerima laporan masyarakat terkait hibah KONI Padang.

Kejari Padang dilaporkan telah memanggil sejumlah pihak untuk dimintai klarifikasi dan keterangan.

Dimulai dari Kepala Bidang Kepemudaan Dispora Padang, Ketua dan Bendahara KONI Padang.

Kepala Bidang Kepemudaan Dispora Padang, memenuhi panggilan pada 20 September 2021 lalu.

Sementara Ketua dan Bendahara KONI Padang memenuhi panggilan Kejari Padang sehari setelahnya.

Sebulan kemudian, status penyelidikan naik menjadi penyidikan mengacu surat perintah penyidikan (Sprindik) Kejari Padang nomor 02/L.3.10/Fd.1/10/2021 tanggal 21 Oktober.

KONI Padang diketahui menerima bantuan melalui dana hibah Pemko Padang.

Bantuan dana hibah tersebut bersumber dari APBD Kota Padang.

Pos terkait