Siswa MAN 1 Lubuk Sikaping Belum Ditemukan, Tim Pencarian Terkendala Hal Ini

Tim pencarian menuju lokasi air terjun untuk mencari korban hilang
Tim pencarian menuju lokasi air terjun untuk mencari korban hilang

HALONUSA.COM – Pencarian Siswa Madrasah Aliah Negeri (MAN) 1 Lubuk Sikaping yang hilang di Air Terjun Bayang Air, Tanjung Alai, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman masih terus dilanjutkan.

Tim Pencarian dan Pertolongan masih terus berupaya mencari dan menemukan korban yang sudah hilang sejak 9 hari yang lalu di lokasi tersebut.

Kasiops Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang Octavianto mengatakan untuk pencarian tersebut pihaknya bersama tim yang tergabung mengalami permasalahan yang kompleks.

Bacaan Lainnya

“Permasalahannya sebenarnya kompleks ya, karena dari hari pertama sampai hari ke-7 itu hujan deras yang mengakibatkan debit air tinggi,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga mengalami kesulitan karena banyaknya kayu besar di lokasi pencarian dan juga ketinggian air terjun yang tidak memungkinkan untuk melakukan pencarian.

“Tapi sampai hari ini kami masih terus beruoaya untuk melakukan pencarian tersebut, semoga saja korban bisa ditemukan dan bisa dievakuasi,” katanya.

Ia mengatakan, pencarian akan berakhir pada Selasa 22 November 2022 besok sesuai dengan prosedur pencarian selama 7 hari ditambah 3 hari.

Sebelumnya, Kasiops Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Padang Octavianto menyampaikan kronologi tenggelamnya remaja di Air Terjun Bayang Air, Tanjung Alai, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman.

Ia menyebutkan, remaja tersebut merupakan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Lubuk Sikaping.

Ia menceritakan, berawal satu lokal siswa MAN 1 Lubuk Sikaping yang didampingi salah seorang guru pergi mandi-mandi ke Air Terjun Bayang Air.

“Saat mandi bersama melompat dari atas kebawah, satu orang dinyatakan tidak muncul lagi keluar dari air,” katanya, Minggu (13/11/2022). (*)

Pos terkait