Sri Mulyani Dituding Selundup Sepeda Brompton, Akhirnya Ditegah

  • Whatsapp
Sepeda Lipat Brompton-tokopedia-halonusa-Rp75.500.000
Sepeda Lipat Brompton Folding Bike 16" S2E Graphite Metallic | Tokopedia | Halonusa

HALONUSA.COM – Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani dituding menyelundupkan sepeda brompton, informasi itu diketahui ketika Menkeu safari ke luar negeri tanpa bayar bea masuk dalam pembelian sepeda kategori mahal itu.

Sri Mulyani beserta beberapa pejabat dan pegawai Kemenkeu memang tiba di Indonesia dengan beberapa detail penerbangan, QR0958, DOH – CGK pada tanggal 11 November 2019 kedatangan pukul 07:35 WIB.

“Perjalanan tersebut adalah perjalanan kedinasan dalam rangka perjalanan investor meeting Amerika Serikat,” ujar Syarif sebagaimana dikutip dari Tribunnews.com, Selasa (23/2/2021).

Baca juga: Presiden Jokowi Lantik Dewan Pengawas beserta Direksi BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan 2021-2026

Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga Ditjen Bea Cukai Syarif Hidayat mengatakan barang bawaan rombongan terdapat dua unit sepeda.

“Satu milik Menkeu dan salah satu anggota rombongan yang merupakan penumpang,” katanya.

Mengingat jumlah sepeda brompton yang dibawa lebih dari satu di atas kewajaran barang pribadi penumpang.

Baca juga: Bebas Pajak: Harga Daihatsu Sigra dan Toyota Agya di Bawah Rp 100 Juta

Maka atas impor barang tersebut dikategorikan sebagai impor umum dan untuk penyelesaiannya diperlukan dokumen perizinan.

“Karena perijinan tersebut tidak dipenuhi, maka barang-barang tersebut ditegah. Barang saat ini berada dalam pengawasan KPU BC Soetta,” pungkasnya.

Adapun status barang adalah barang yang dikuasai negara di bulan September 2020 dan selanjutnya ditetapkan menjadi barang milik negara pada tanggal 11 Februari 2021. (*)

Pos terkait