Sudah Dimakamkan, Ternyata Ini Penyebab Anak Kembar dan Adiknya Ditemukan Meninggal di Parit

Tangis keluarga usai tiga balita sekaligus meninggal dunia usai ditemukan dalam parit pada Selasa (9/8/2022) siang. (Foto: Dok. Polsek Padang Selatan)
Tangis keluarga usai tiga balita sekaligus meninggal dunia usai ditemukan dalam parit pada Selasa (9/8/2022) siang. (Foto: Dok. Polsek Padang Selatan)

HALONUSA.COM – Polisi mengungkap awal mula penyebab kejadian meninggal anak kembar dan adiknya di dalam parit di kawasan Ranah Parak Rumbio, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang pada Selasa (9/8/2022).

Tiga anak yang meninggal dunia tersebut bernama Rahma Mai Putri, 4 tahun, Rahmi Mai Putri, 4 tahun dan Romi Ichsan, 2,3 tahun.

Bacaan Lainnya

Peristiwa tersebut terjadi di parit dekat rel kawasan Ranah Parak Rumbio, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang dan terungkap saat seorang saksi menemukan pakaian anak-anak di pinggir sungai.

“Sebelum kejadian, orang tua korban bersama anaknya sedang duduk di pinggir rel,” kata Kapolsek Padang Selatan, Kompol Purwanto, Rabu (10/8/2022).

Kemudian, sambung Purwanto, orang tua perempuan korban bernama Maryati, 40 tahun tersebut pulang melihat kakaknya yang sedang sakit karena tertusuk paku.

Tak lama saat membersihkan kaki kakaknya, Maryati mendengar suara kereta api lewat.

“Mengetahui anaknya sedang di luar dan ketiga anaknya sudah tidak ada lagi, ibu korban mencari anaknya di sekitar lokasi anaknya bermain tadi,” ungkap Kapolsek.

Ketiga anak yang diketahui beradik kakak itu akhirnya bisa ditemukan oleh orang tuanya sendiri sekitar pukul 14.00 WIB atau enam jam pasca mereka dilaporkan hilang.

Saat ditemukan, tangis keluarga pecah mengetahui ketiga balita tersebut sudah dalam keadaan tak bernyawa.

Sementara itu, Camat Padang Selatan, Jasman berharap kepada seluruh warga terutama ibu-ibu meminta menjaga anak yang masih berstatus bawah lima tahun (Balita).

“Cukup ini menjadi pembelajaran. Sesibuk apapun kita, anak tetap yang utama dan kepada warga masyarakat khususnya di Padang Selatan mari sama-sama menjaga lingkungan, kita adalah CCTV tetangga dan sebaliknya. Anak tetangga bagaikan anak kita sendiri,” ucapnya. (*)

Baca juga:

Pos terkait